Senin, 21 Agustus 2017

Progress Family Project

Akhirnya mama sampai pada hari ke 10 dari tantangan 10 hari. Sudah kelewat 3 hari dari jadwal seharusnya :(
Mama ingin menceritakan progress family project di rumah. this kinda like false celebration for me :(

Family Project#1 total uang yang telah dihasilkan oleh money maker adalah 210.000 rupiah. Tantangannya sekarang adalah kakak tidak boleh lagi berjualan di sekolah selain waktu bussiness day. Hari jumat nanti baru ada jadwal bussiness day untuk kelas kakak. Jadi hari jumat nanti akan menjadi hari terakhit pengumpulan uang kami untuk membeli rak susun dan mewujudkan reading kids corner di rumah.

Family Project#2 "Bintangku" mengalami tantangan pada konsistensi. Kalau ingat bintangnya ditempel kalau lagi lupa atau males ya dibiarin aja. Bahkan sekarang neng Z mulai minta mama untuk bikin susunya. Mama masih mememikirkan kira-kira apa yang bisa membuat duoZ ini semangat lagi.

#Day10
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari

Minggu, 20 Agustus 2017

Family "seminar HSF" Project

Hari Sabtu, tanggal 19.08.2017 mama punya agenda seminar HSF. Agenda ini sudah disounding sejak hari Rabu, namun secara resmi kami menjalankan peran untuk kesuksesan project ini baru terjadi pada hari Jumat.
Jumat pagi, si tengah ikut bersama mama jalan ke toko ATK menyiapkan perlengkapan berupa seminar kit. Setelah itu lanjut ke percetakan untuk mengambil spanduk, pin sekaligus cetak materi seminar. Neng Z ikut mendampingi mama jadi seksi sibuk.
Jumat sore, kami pergi ke ruanggiat untuk cek setting ruangan dan segala perlengkapannya. TrioZ senang mencoba mainan di playland. Disinilah mulai ketertarikan mereka untuk datang lagi ke ruanggiat.
Awalnya kami sudah membagi peran pengasuhan. Si bungsu akan diasuh oleh nenek. Sedangkan untuk si tengah dan sulung akan ikut bapak ke klinik. Ternyata di pagi hari H, sulung dan tengah kompak bilang mau ikut mama seminar. Oke kalau begitu kita ulang pembagian tugasnya. Kakak yang memang punya sense caring yang tinggi dengan anak kecil mendapat tugas untuk bermain bersama anak-anak peserta lain. Sementara untuk neng, mama minta agar ia berusaha melatih kemandirian dalam hal tidak menyusu dot dan ke toilet tanpa mama.
Ternyata DuoZ ini bertahan hingga jam 2 siang. Saat mulai lelah, neng mulai mencari dot sehingga akhirnya dijemput pulang oleh om.

Sore harinya ketika mama sampai di rumah yang paling heboh adalah si bungsu. Ternyata walaupun sudah diberi pengertian kalau hari itu ia akan berpisah seharian dari mama tetap saja ia butuh jam menempel bersama mama sama banyak seperti hari lain. Bahkan ia memolorkan jam tidurnya agar bisa bersama mama lebih lama. Ahh... trioZ ini memang very limited edition, mereka berkembang dengan keunikannya masing-masing.

#Day9
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari

Kamis, 17 Agustus 2017

Family "independent day" Project

17 Agustus 2017, hari ini tepat 72 tahun negara Indonesia telah mendeklarasikan kemerdekaannya.

Pagi hari, Bapak mengajak trioZ untuk "upacara" pengibaran bendera di depan rumah. Berhubung benderanya baru dibeli kemarin jadilah baru dipasang saat 17 Agustus.

Hari ini kami safar ke muara badak. Agenda dengan tetangga satu cluster adalah merayakan kemerdekaan dengan mengadakan lomba-lomba di pantai. Jadilah ini family project #3. Yang berbeda adalah anggota keluarga yang terlibat di project ini. Bapak yang tidak bisa ikut karena harus jaga klinik akhirnya digantikan oleh om yang bertugas sebagai mahram sekaligus supir selama perjalanan. Hadir juga nenek trioZ yang menemani safar kami.

Sejak turun dari mobil mama sudah membagi tugas siapa yang harus bertanggungjawab membawa barang. Semua mendapat bagiannya masing-masing sesuai dengan porsi tubuhnya. Untuk sampai di pantai tujuan, kami harus menyeberang dengan menggunakan kapal kecil. Setelah turun dari kapal pun kami masih harus berjalan kaki sekitar 1 km untuk mencapai pantai. Setelah sampai di pantai tak perlu ditanya lagi betapa senangnya trioZ.

Dari kondisi perjalanan family project #3 ini mama menangkap beberapa peristiwa berharga, diantaranya :
1. Kemandirian trioZ sudah cukup terlatih. TrioZ mampu jalan kaki sambil membawa barang tanpa mengeluh.
2. Keberanian dalam naik turun kapal. Yang mana saat pulang kami sempat pindah kapal di tengah lautan.
3. Saling menjaga satu sama lain.

Mama senang sekali dengan game level 3 ini. Ternyata dengan family project banyak hal penting terjadi dalam setiap prosesnya. Benarlah quotes "proses tidak akan pernah mengkhianati hasil". Serpihan pengalaman inilah yang akan membentuk diri mereka.

#Day8
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari

Rabu, 16 Agustus 2017

Family Project's Day#7

Wah... mama loncat sehari nih kumpul tugas kelas bunsaynya. 2 malam ini lumayan hectic jadilah baru kumpul tugas pagi hari.
Karena kemarin lusa kakak lupa membeli jajan untuk dijual lagi jadi kemarin kakak hanya menjual sisa jajan yang ada dirumah.
Yang menjadi pelajaran untuk pengalaman kemarin adalah tentang HUTANG. Dari 3 hari yang lalu, di catatan kakak masih ada piutang ke teman-temannya sebesar 50.000 rupiah. Setiap malam mama selalu mengingatkan kakak agar besok mengingatkan teman-temannya untuk bayar hutang. Karena salah satu kewajiban muslim adalah menagih hutang. Ternyata setelah 3 hari ini tidak ada teman-temannya yang membayar hutang kepada kakak. Akhirnya, mama menanyakan kakak "apa kakak bisa ikhlaskan?" Kalau kakak ikhlaskan insyaa Allah terhitung sebagai pahala sedekah untuk kakak. Kakak juga mencegah teman-teman kakak memakan makanan haram. Yang akhirnya membuat ibadah teman-teman kakak tetap diterima oleh Allah (insyaa Allah). Yang penting kakak sudah melakukan tugas kakak yaitu mengingatkan teman-teman kakak akan hutang mereka.
Alhamdulillah kakak mau dan bisa mengikhlaskan hutang teman-temannya.
Ini menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan family project #1 kami.
Barakallahu kakak Z sayang, semoga selalu Allah limpahkan rezeki yang halal dan hati yang ikhlas untukmu.

#Day7
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari

Selasa, 15 Agustus 2017

Family Project's Story Day#6

Kemarin sepulang sekolah kakak, kami main ke percetakan mba adis untuk mengurus spanduk persiapan seminar HSF. Jadwal sepulang sekolah itu seharusnya adalah membeli jajan kakak untuk dijual lagi di sekolah keesokan harinya. Akhirnya kami pun lupa membeli jajan.
Alhamdulillah sampai kemarin sudah terkumpul uang 180.000 rupiah. Masih kurang 119.000 rupiah lagi untuk memboyong rak susun untuk proyek kids reading corner dirumah.
Mama dan kakak susun strategi berjualan lebih banyak untuk hari Jumat karena pada hari itu tidak ada pembelajaran di sekolah hanya lomba-lomba memperingati 17 Agustus.

Sedangkan untuk family project#2 mama masih tekun belajar bahasa arab. Kali ini kakak memberikan tanya jawab agar proses belajar mama lebih interaktif. Wah... sepertinya kakak cukup berbakat untuk menjadi guru ;)

#Day6
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari

Sabtu, 12 Agustus 2017

Family Projects's Story Day#5

Tak terasa sudah masuk tantangan day#5 di game level#3 ini.
Hari ini mama akan menceritakan perkembangan family project #1 & #2.

Family project#1 masih jalan terus dengan rutinitas money maker. Alhamdulillah sampai hari ini kami sudah mengumpulkan uang 117.000 rupiah. Yang berbeda adalah kali ini kakak Z akan mencoba menjual jajan dengan harga yang lebih murah karena kemasannya lebih kecil.

Family project#2 punya cerita uniknya sendiri. Jadi, perjanjiannya adalah jika kakak dan neng berhasil mengumpulkan 10 bintang maka akan mendapatkan hadiah berupa uang 10.000 rupiah. Uang ini akan mereka gunakan untuk membeli squishy. Si neng mulai mandiri secara rutin membuat susunya sendiri. Ketidaksabarannya dalam mengumpulkan bintang membuatnya langsung menempelkan 10 bintang pada kolom namanya :D lalu dengan santainya "mah, itu sudah 10 bintang" hahaha... ternyata mama harus mengeluarkan jurus materi#1 komunikasi produktif dalam menghadapi cerdasnya si neng ini.
Hari ini mama juga mulai diajari kakak bahasa arab. Ada sekitar 20 kosakata dan mama hanya berhasil menghafal 8 kosakata dalam waktu 10 menit belajar bahasa arab bersama kakak. Wah... ternyata butuh energi ekstra untuk belajar bahasa baru. Semangaat....

#Day5
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari

Jumat, 11 Agustus 2017

Family Project #1's Story Day#2

Kali ini mama akan bercerita tentang job desc. money maker. Kakak Z memegang peran kunci dalam family project#1 ini, dia adalah money maker. Dari uang yang dihasilkannya kami akan membeli rak buku susun 4 idaman kami :)

Kak Z memang memiliki bakat dalam hal berjualan. Darah chinese kai-nya mengalir lompatin mama (yang gak bakat banget berjualan) dan langsung menuju kakak.
Jadi setiap berangkat sekolah kakak membawa jajanan untuk dijual ke teman-temannya. Sepulang sekolah kakak bersama mama akan membeli lagi jajanan untuk dijual besok. Disini mama mengambil peran sebagai investor. Modal awal yang mama berikan adalah 30.000 rupiah. Hari pertama kakak membawa pulang uang 64.000 rupiah dan kami belanja lagi sebesar 73.000 rupiah. Belum ada dana yang bisa kami simpan karena masih diputar untuk modal.
Hari kedua kakak membawa pulang uang sebesar 104.000 rupiah. Dari sini kami sudah bisa menabung 30.000 rupiah dan sisanya diputar untuk modal.
Yang menarik dari pengalaman kakak hari ini adalah adanya sistem hutang dan pre order. Jadi ada beberapa temannya yang beli jajan namun uangnya kurang, akhirnya jajan tetap dijual oleh kakak dan kekurangan pembayarannya dicatat. Ada pula beberapa teman yang tidak kebagian jajan sehingga sudah pesan duluan untuk hari senin.
Mama lihat catatan kakak cukup rapi dan detil. Sebagai investor mama senang bekerja sama dengan kakak karena laporannya jelas dan prospek BEP lebih cepat.
Mama juga belajar membuat catatan pembukuan sederhana agar tahu perputaran uang untuk modal dan saving.

Ahhh... menjalankan family project memang menyenangkan. Tidak hanya target yang akan tercapai, tapi proses menjalaninya pun penuh dengan pengalaman mengesankan.

#Day2
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari