Selasa, 20 Oktober 2020

Project With My Cohousemate

Bismillahirrohmanirrohim... 
Jurnal kali ini akan membahas seputar "passion". Berangkat dari "personal passion" hingga "passion to nation" Dibahas pada pekan ini. 
Personal passion dituangkan dalam bentuk passion canvas seperti ini :
Dengan bekal passion canvas inilah kami saling sharing dan brainstorming dengan teman-teman satu co housing sehingga menghasilkan project passion WEEL (Woman Empowerment and Education Laboratory). 

Co housing 7 cluster pendidikan ini terdiri dari 10 orang wanita aktif yang senang memberikan edukasi 😊 

Berikut gambaran singkat mengenai WEEL Project dari co housing 7 Erlenmeyer cluster pendidikan. 

*A. Passion*

Pemetaan Passion Co-housing Erlenmeyer
1. Akhlis ➡ Fasilitator Taman Teka-teki utk pengembangan karakter (passion for business and service)
2. Cindy ➡ Edukasi pasien (passion for service and knowladge 
3. Dyah ➡ Tutor Fisika (passion for knowledge and service)
4. Fariza ➡ Konselor Remaja ( Passion for Service )
5. Hasriani Santaria⁩ ➡ Pengelolaan Administrasi (Passion for knowledge)
6. Ita Roihanah ➡ Fasilitator Pendidikan Pemberdayaan Perempuan/Women Empowerment Education (Passion for Service and People)
7. Nani Nurhasanah⁩ ➡ Fasilitator belajar calistung dan belajar kreatif (passion for buisness and service) 
8. Sri Utami ➡ Konsultan pendidikan dan bakat (passion for knowladge and service) 
9. Yeni Arum ➡  pengembang media edukasi audio visual & visual (passion for service)
10. Tri Novia Kumalasari⁩ ➡ Konselor Laktasi (passion for Knowladge and service)

*Project Passion*
*Women Empowerment and Education Laboratory (WEEL)*


*B. Purpose*

_Mengapa Anda dipertemukan dalam 1 co-housing, mengapa  project passion ini harus ada?_ 
Hexagonia co-housing Erlenmeyer Cluster pendidikan, bergerak di bidang keilmuan yang berbeda-beda, namun tujuannya sama yaitu memberikan edukasi bagi para perempuan sehingga dapat menjalankan peran-peran dalam fase kehidupannya dengan bahagia dan berdaya. 
Kami dipertemukan untuk saling bersinergi, dan berkolaborasi serta belajar dari satu sama lain. Sehingga dapat menguatkan passion kami. 


C. Productive

_ Apa project passion ini membuat Anda produktif? Apa strong why membuat Anda produktif?_
Project passion ini membuat kami produktif. Dimulai dengan mendiskusikan canvas passion masing-masing kemudian membagi peran-peran sesuai dengan apa yang sedang digeluti dan membuat berbinar. Outputnya adalah product berupa _*guidebook Women Empowerment and Education Laboratorium*_


---------

*Nama Project*
_*Women Empowerment and Education Laboratorium*_

*Solusi Project*
Guidebook ini bisa dijadikan acuan para perempuan dalam menjalani fase-fase kehidupannya. Dimulai dari persiapan menikah, proses kehamilan, melahirkan hingga menyusui, lalu mendalami peran sebagai ibu dalam mendidik anak usia dini hingga remaja. 

*Durasi Project*
4 bulan

Masing-masing dari kami akan mengambil peran yang sesuai dengan personal passion kami sehingga kami akan lebih bahagia dalam menghasilkan guidebook ini.

#HexagonCity
#Hexagonia
#ProjectPassion
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Minggu, 27 September 2020

welcome to my hexouse

Bismilahirrohmanirrohim... 
Alhamdulillah tak terasa diri ini sudah memasuki kelas bunda produktif. Awal membuat blog ini saat memasuki kelas bunda sayang namun ternyata masih betah menggunakan blog ini sebagai platform pengumpulan tugas sampai sekarang di kelas bunprod ini. 

Kelas Bunda Produktif ini dijalankan dengan konsep gamifikasi Hexagon City. Seluruh siswi kelas bunprod ini dikenal dengan nama Hexagonia yang masing-masing memiliki Hexa House... haaa... menarik kan... kuliah sambil bermain :)

Pekan pertama ini diisi dengan pekenalan dan proses mambangun hexa house. Saya adalah Cindy Kartika Sari, Hexagonia asal Samarinda. Saat ini Saya ada di Hexa Cluster Pendidikan, Hexa Co Housing 7, Hexa House no. 5. Tetangga Saya di hexa co housing 7 berasal dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Hmmm... menarik sekali keragaman di co housing 7 ini. Tak sabar ingin segera kenal lebih dekat dengan mereka semua.

Selain perkenalan, kami juga diminta untuk membuat desain Personal Hexa House. Kali ini Saya akan menjelaskan tentang desain Hexouse saya.


 
Hexouse Saya adalah semacam wadah berkumpul... seperti co working space namun family friendly :)
di dalamnya ada space untuk berkumpul untuk orang dewasa, play room untuk anak-anak, dapur sebagai pusat logistik perut :D, gym room untuk berolah raga, dan prayer room untuk memudahkan sholat berjamaah, toile plus kamar mandi serta tak lupa taman dan space hidroponik sebagai pelengkapnya ;)

Let's do room tour ;)

1. Central Room

Sumber : muchroomthailand.com

Disini kita semua bisa beraktivitas mengerjakan pekerjaan masing-masing, berdiskusi dan tukar pendapat, hingga presentasi. Ruangan ini juga dilengkapi koleksi buku-buku menarik dan menginspirasi.

2. Play Room
Sumber : bostonglobe.com

Ketika para Ibu berkumpul, mesti diikuti oleh anak. Hexouse saya menyediakan playroom anak agar para ibu bisa leluasa berkumpul, berdiskusi, dan berbagi bersama para ibu lain dengan tetap memprioritaskan anak-anaknya.

3. Dapur

Sumber : fabelio.com

Tak dapat dipungkiri ruangan ini pasti ada di setiap rumah :D Baik orang dewasa maupun anak-anak akan membutuhkan asupan makanan, cemilan, minuman, dsb. Disinilah wadah untuk menemukan segala kebutuhan logistik perut.

4. Prayer room

Sumber : 99.co

Ruang yang dibutuhkan selanjutnya adalah musholla. Ruangan ini didesain dengan nyaman dan homey agar siapa saja betah dan senang beribadah didalamnya. Kegiatan apapun yang sedang dilaksanakan di hexouse ketika masuk waktu sholat maka kegiatan itu akan dihentikan sejenak untuk memberikan kesempatan beribadah.

5. Toilet & Kamar mandi
Hexouse saya menyediakan toilet & kamar mandi luar yang dapat diakses oleh seluruh tamu dan ada satu toilet & kamar mandi dalam yang hanya bisa diakses oleh anggota keluarga.

Sumber : home-designing.com


6. Private Family Room

 Sumber : 99.co

Private family room di hexouse saya terletak pada satu bagian yang terhubung dengan play room anak dan didalamnya terdapat kamar mandi & toilet untuk memudahkan anak-anak mengaksesnya.

7. Gym room
Sumber : myhomedecomag.com

Karena keluarga saya fokus pada bidang pendidikan dan kesehatan maka ruangan ini mesti diadakan agar anggota keluarga dapat berolahraga dengan nyaman. Bagi saya pribadi jauh lebih nyaman berolah raga indoor apalagi di rumah sendiri daripada mesti ke Sanggar senam atau gym di luar sana. Sementara untuk olah raga outdoor keluarga kami memilih slow jogging dan bersepeda.

Seperti itulah kira-kira kondisi hexouse saya. Saat ini ingin sekali mengadakan acara perdana mengundang tetangga co housing 7 untuk ngobrol bareng, main bareng dan aktivitas bareng :)

Senin, 06 Juli 2020

a thank you to mentorship program

Bismillah...
Pada pekan ke-7 ini, bu Septi memberikan kami kesempatan untuk mengapresiasi kemajuan yang ada dengan melakukan evaluasi seperti apa aku 2 bulan yang lalu dan seperti apa aku yang sekarang. Apresiasi terhadap kemajuan yang terjadi membuat kita lebih fokus dan membangun momentum dalam diri sendiri.

Saya pada waktu 2 bulan lalu masih males-malesan 😔 ya males gerak dan males disiplin dalam hal pengelolaan keuangan, masih self oriented.
Saya yang sekarang lebih senang berolahraga, bonusnya BB turun 3 kg dalam 2 bulan ini 😉
Pelan-pelan saya mulai belajar cara mengelola keuangan baik itu keuangan usaha maupun keuangan keluarga dan bagaimana agar keduanya tidak tercampur. Mulai mencatat setiap pengeluaran dan menerapkan ilmu dari mentor tentang simplycity.

Pekan ini kami diberikan kesempatan untuk mengucapkan #terimakasihmentor dan #terimakasihmentee atas kebersamaannya dalam program mentorship ini.

Saya yang selama ini merasa peer mentoring dengan mba mella mendapatkan ucapan thank you seperti itu jadi terharu 😘 betapa selama 2 bulan kebersamaan dalam mentorship program ini memberikan makna bagi kami.

Sementara itu, mb lucky selaku mentor saya ternyata membuat catatan kecil tentang perkembangan saya. Alhamdulillah punya mentor yang perhatian dan selalu menyemangati 😊

Alhamdulillah... Kelas bunda cekatan tahap kupu-kupu ini tinggal 1 pekan lagi. Semoga saya bisa menjadi kupu-kupu yang mampu terbang dengan baik.

#jurnal7
#tahapkupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional

Selasa, 30 Juni 2020

kesuksesan kecil

Bismillah...
Pekan ke-6 ini bu Septi mengingatkan kembali tentang makna "hari ini harus lebih baik dari hari kemarin" maka kami para mahasiswa buncek diberikan template jurnal harian untuk mencatat kesuksesan kami setiap hari selama sepekan.
Dari jurnal harian ini saya jadi menyadari bahwa ada hal-hal yang sekecil apapun patut untuk disyukuri. Bahkan di saat pekan ini saya merasa sangat tidak maksimal sehingga ingin bolos setor jurnal, kehadiran mentor memberi sentuhan kalbu untuk meluruskan niat lillahi ta'ala. Nikmatnya memiliki saudara ideologis itu ya di saat-saat begini saling menguatkan 😍

Dari diskusi dengan mentor saya menyimpulkan bahwa progress saya cenderung lambat dan saya akan membutuhkan waktu lebih lama daripada yang disediakan kelas kupu-kupu ini. Namun mentor saya tak henti-henti menyemangati agar meluruskan niat yang mampu membangkitkan semangat.

Sementara itu, hubungan saya dengan mentee mengalami peningkatan yang intens di pekan ini. Saya cukup salut melihat progress mentee saya. She did very good in her condition 👍
Berhubungan dengannya terasa lebih seperti peer mentoring rather than i'm the mentor 😄✌️
Semangatnya dalam berolahraga menulari saya untuk ikut bergerak dan bonusnya saya bisa turun bb sampai 3 kg dalam bulan ini 😉

#jurnal6
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional




Senin, 22 Juni 2020

My Celebration

Bismillah...
Pekan kelima ini kami mendapat tugas baru, yaitu merayakan false celebration dan feedback 360°.

Untuk pekan ini, saya merasa belum maksimal menggali feedback dari mentor. Kami hanya sempat berdiskusi via telepon sebentar saja.
Masih banyak catatan pengelolaan keuangan yang perlu saya benahi dan saya ingin belajar tips untuk bisa saving.

Sementara itu mentorship program yang saya mentori mulai terlihat kemajuannya dalam hal mengetahui teknik-teknik slow jogging. Untuk praktek slowjog-nya sendiri masih belum teratur mengingat kondisi dan situasi mentee saya yg pasca SC. Disinilah kami saling menyemangati agak tetap semangat belajar dna mempraktekkannya.

#jurnal5
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional

Selasa, 16 Juni 2020

check in mentorship

It's check in time!!!

Check in bagaikan proses refleksi diri sebagai mentor maupun mentee terhadap program mentorship yang sedang dijalani ini.

Saya menerima beberapa pertanyaan dari mentee saya, dan saya pun memberikan beberapa pertanyaan kepadanya. Inilah cara yang menurut kami nyaman dan memudahkan kami berdua untuk melakukan proses check ini ini. Insyaallah program mentorship kami yang bertemakan slow jogging ini masih on track dengan keinginan kami mewujudkan diri dan keluarga yang sehat 😊

Sementara itu, proses check ini bersama mentor saya dilalui via telepon whatsapp. Beliau lebih nyaman dengan telepon atau video call daripada text wa/ chat messenger dna hal ini todka menjadi masalah untuk saya. Kami melakukan revisi jadwal diskusi agar tidak mepet waktu mengerjakan jurnalnya. Selain itu kami juga bertukar pengalaman apa yang sudah dilakukan dan apa yang bisa dilakukan lebih baik lagi.

Refleksi saya pribadi selama menjalankan mentorship program kelas bunda cekatan ini saya menjadi lebih tertarik dan intens mempelajari tentang menjaga kesehatan diri dan mengelola keuangan keluarga. 

Alhamdulillah dengan adanya mentor membuat saya seperti memiliki tempat untuk mengadu 😄 dan mentor saya yang baik ini tidak pernah menjustifikasi kesalahan saya, ia akan balik mendongengi saya tentang "sate super" pengalamannya yang kurang lebih sama dengan saya sekarang dan berhasil dilaluinya dengan baik. Setelah melakukan check in kami merasa satu frekuensi dan menguatkan saya bahwa saya on track 😊

#jurnal4
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional


Senin, 08 Juni 2020

Mentorship Goals

Bismillahirrohmanirrohim...
Setelah libur panjang idul fitri 1441 H selama kurang lebih 2 minggu, akhirnya bisa merasakan kembali kebersamaan menuntut ilmu dengan teman-teman di kelas buncek ini. Materi minggu ketiga ini membahas tentang goals dari program mentorship, lebih tepatnya tentang tujuan dan rencana seorang mentee.

Bu Septi mendongengkan 3 langkah yang perlu dijalankan di minggu ini, yaitu :

1. Menyusun kembali skala prioritas dengan melihat kembali mind map yang telah dibuat di kelas telur-telur. Dari mindmap, saya memberi prioritas utama pada cabang sehat finansial dengan sub cabang keuangan keluarga.

2. Menyusun tujuan. Dengan melihat skala prioritas, cukup mengambil 1 bidang yang ingin ditekuni sampai cekatan. Saya pribadi telah memilih manajemen keuangan keluarga sebagai bidang yang ingin saya tekuni bersama mentor saya.

3. "Tujuan tanpa rencana tidak akan menjadi hal nyata". Inilah saatnya menjabarkan rencana aksi kita 😊 Action plan yang dibuat oleh dan untuk diri sendiri itu memang asyik dan melenakan 🤭 kita yang membuat rencana aksi, kita pula yang menentukan tenggat waktunya. Disinilah peran mentor sangat diperlukan sebagai orang luar yang melihat dari sudut pandang lain, berdiskusi asyik, serta memberikan umpan balik.

Setelah berdiskusi dengan mentor. Saya jadi tahu harus memulai dari mana. Penjelasan mentor saya jelas dan terarah sehingga memudahkan saya dalam memahami alur program mentorship ini.

Sementara itu, hasil diskusi saya bersama mentee juga berlangsung dengan baik. Mentee mulai tertarik mempelajari lebih dalam lagi seputar teknik-teknik slow jogging serta mulai mempraktekkannya di rumah. Insyaallah peran saya sebagai mentor disini juga sebagai partner belajar mb mella 😊

#jurnal3
#tahapkupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional