Alhamdulillah puasa minggu ketiga telah terlewati dengan baik. Selain masih melanjutkan puasa minggu ke-1 dan ke-2 di minggu ke-3 ini ada parameter baru yaitu puasa menuntut. Fitrahnya manusia ketika ada keinginannya yang belum terpenuhi maka akan kecewa hingga wajahnya merengut ☹️ inilah puasa yang saya jalankan di minggu ketiga ini, puasa menuntut agar tak merengut 😉
Pandemi covid-19 yang berlangsung sejak 2 Maret 2020 hingga saat ini, kurang lebih sudah 1,5 bulan anak-anak dan suami menghabiskan waktu lebih banyak di rumah membuat kami terbiasa dengan rutinitas harian baru. TrioZ mulai terbiasa mencuci pakaiannya sendiri, kami jadi lebih sering bermain dan olahraga bersama, sholat dan mengaji bersama, segala suka duka selama pandemi covid-19 kami lalui bersama berlima 🖐️
Gesekan antar kami berlima pasti ada. Oleh karena itu, dibutuhkan sikap tidak menuntut terhadap satu sama lain. Lebih peka dan tenggang rasa menjadi modal kami selama #dirumahaja.
Mulai minggu kedua April ini pak suami memulai program "kencangkan ikat pinggang". Setelah membaca prediksi para ahli mengenai dampak pandemi ini maka kami mengambil sikap mengerem pengeluaran dan berusaha mencari penghasilan lain. Jika awal-awal libur kemarin trioZ masih difasilitasi dengan jajanan maka sekarang sudah jauh berkurang. Alhamdulillah trioZ maklum dan ikut menyukseskan program ini.
Disinilah saya melatih diri saya dengan puasa menuntut agar tak merengut.
Tantangan 30 hari saya adalah rajin posting jualan. Memasuki minggu ke-3 diri ini diuji dengan konsistensi. Ketika terlena dengan rutinitas harian bersama, tantangan pun terlupakan sejenak sehingga harus rapel setoran ✌️
Alhamdulillah, puasa dan tantangan yang saya jalankan selama kelas kepompong bunda cekatan ini sejalan dengan program keluarga saya. Semoga saya menjadi lebih cekatan dalam hal berjualan 😁
#janganlupabahagia
#kelaskepompong
#bundacekatan
#ibuprofesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar