Minggu, 29 November 2020

Pride and Proud as Hexagonia

Bismillahirrohmanirrohim... 
Tugas jurnal pekan ini terasa seperti deja vu 😁, karena pada ending jurnal sebelumnya saya pribadi sempat curcol tentang kelas bunda produktif yang selama ini saya ikuti. Eh ternyata pekan ini jurnalnya berisikan aliran rasa selama menjalani kelas ini. 
Berikut highlights jurnal pekan ini :
Pit stop pertama adalah tentang Passionate People. Sedari awal mendaftar kelas bunda produktif ini, kami harus menginfokan passion pribadi pada gform. Berdasar isian gform inilah tim formula menempatkan hexagonia pada cluster yang sesuai dengan passionnya. Awal mengisi gform ini saya sempat khawatir karena antara passion dan kontribusi produktif yang saya lakukan saat ini terkesan tidak searah. Namun, setelah flash back materi kelas bunda cekatan serta menengok kembali hasil talents mapping, saya yakin passion saya ada di bidang pendidikan. Meskipun sudah resign dari lembaga pendidikan formal dan sekarang bersama suami mengelola usaha di bidang kesehatan, saya menyadari bahwa momen yang membuat saya berbinar adalah ketika menjelaskan sesuatu kepada pasien, entah itu pendapat sederhana tentang suatu penyakit, menjelaskan suatu prosedur kepada pasien, dsb. Bismillah.. Saya menuliskan "edukasi pasien" sebagai passion saya. Dari materi yang disampaikan oleh ibu Septi saya baru tahu ternyata inilah yang namanya passion for bussiness. Bermula dari usaha klinik pratama yang dijalankan bersama suami ternyata saya bisa menyalurkan bahasa bakat educator saya di bidang ini. Passion ini menjadi motor penggerak saya mempelajari hal-hal baru di bidang kesehatan. 

Pit stop kedua adalah character cultivator. Disini para hexagonia diminta untuk memilih salah satu karakter yang ingin dikuatkan selama proses belajar di kelas bunda produktif ini. Disinilah saya mulai oleng karena kondisi fisik yang sedang drop. Kurang lebih selama 1 bulan kondisi fisik saya jatuh bangun. Tak lama sembuh lalu drop lagi sehingga aktivitas juga banyak terabaikan. Kawan seregional pun mulai ada yang mengundurkan diri. Oleh karena itu, saat diminta memilih karakter maka saat itu saya butuh menanamkan karakter tekad kuat agar mampu mengatasi segala tantangan selama mengikuti kelas ini. 
Saya merasa butuh perseverance untuk bersatu dengan passion yang sudah saya pilih  agar mampu menjadi grit. Pit stop ketiga tentang Habit Powered. Dari sini saya jadi tahu sekilas mengenai kekuatan yang dihasilkan dari membangun kebiasaan. Banyak hexagonia yang menyebutkan buku "Atomic Habit" Sebagai salah satu referensinya. Walaupun saya belum membaca buku ini, namun dari tulisan hexagonia plus paparan founding mother saya pun meyakini pentingnya menumbuhkan kebiasaan baik karena akan berdampak pada diri saya. Dalam konteks menjadi hexagonia produktif dan menyukseskan project cohousing saya maka saya memilih menjalankan habit membaca dan menulis. 
Pit stop keempat adalah Shining 4E. Dimana hexagonia mengategorikan segala aktivitasnya kedalam kelompok 4E (Enjoy, Easy, Excellent, Earn) 
Project cohousing saya ialah membuat guidebook perjalanan seorang perempuan dari belum menikah hingga memiliki anak usia remaja. Saya pribadi mengambil kontribusi pada bagian kehamilan dan melahirkan. Walaupun sudah pernah melalui masa ini, saya tetap harus membaca banyak referensi agar tulisan saya menjadi padat berisi. Saya pernah dikenalkan ungkapan "murid siap, guru datang" saat masa matrikulasi IIP dulu, seperti pucuk dicinta ulampun tiba ternyata ada sebuah drama korea yang sedang tayang berjudul "birthcare centre" Dengan alur cerita seorang ibu yang hamil, melahirkan, dan masa awal memiliki bayi. 
See the quotes? Sounds familiar for ipers right? 🥰

Drakor ini memang kalah pamor dengan drakor Start Up namun kontennya sangat erat dengan materi yang sedang saya tulis. Oleh karena itu saya memasukkan aktivitas menonton drakor ini kedalam my shining 4E 🥰

Setelah struggle selama kurang lebih sebulan terakhir, saya mulai menata diri, meluruskan niat, semakin membulatkan tekad agar mampu menyelesaikan project bersama cohousemate. Saya memasukkan personal goal dan memberi reward kepada diri saya sendiri agar tetap semangat melanjutkan kelas bunda produktif ini. Btw, personal goal saya adalah memberikan ebook ini kepada anak perempuan saya. Sesuai namanya ini adalah buku panduan yang bisa mendampinginya ketika masa-masa itu tiba. Inginnya seorang ibu adalah selalu mendampingi anaknya, namun bila telah tutup usia biarlah ini menjadi warisan bagi anak saya kelak. 
Akhir November yang marak dengan black friday sale membuat saya membeli hadiah kecil untuk diri saya sendiri sebagai tanda kegigihan menjadi hexagonia yang akan dikenang ☺
#HexagonCity
#Hexagonia
#ContributiontoNation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar