Senin, 08 Maret 2021

selebrasi

Bismillahirrohmanirrohim... 

Memasuki zona terakhir di hexagon city yaitu zona N. Jurnal di pekan kedua zona N ini berisikan tentang ide selebrasi personal hingga cluster. 

Ide untuk selebrasi dibahas di wag hexaeducate. Setiap warga berhak menyumbangkan ide selebrasi via gdrive. 
Cluster hexaeducate residence telah melakukan selebrasi pada jam 11 WHP hari ini. 
Alhamdulillah... Menjelang penghujung kelas bunda produktif ini project passion dari masing-masing co housing mulai terexpose. Mari bersiap mengikuti expo di hexagon city pekan depan. 

#zonaN
#bundaproduktif
#hexagonCity


Senin, 15 Februari 2021

hexa conference

Bismillahirrohmanirrohim... 

Memasuki pekan ke-2 zona Open Space, semakin terasa gegap gempita suasana hexa conference. Selama di zona O ini, saya jadi punya kebiasaan baru scolling info materi conference yang seliweran di wag maupun fb :)
Sesuai dengan peran yang saya ambil yaitu butterfly atau bumblebee akhirnya saya menjadi penikmat hexa conference dari satu materi ke materi yang lain. 
Pada jurnal kali ini saya akan menceritakan salah satu materi hexa conference yang paling berkesan untuk saya pribadi. 

Tadaa.... 
Saya menikmati sekali paparan teh Rima mengenai konsep diri. Selama ini saya hanya mengikuti celoteh teh Rima via status fb dan ignya saja, ternyata sekarang bisa menyaksikan langsung via ig ternyata memberikan sensasi yang berbeda. 
Saya mengikuti hexa conference teh Rima di pukul 15.00 wita. Dibuka dengan cerita beliau klo ternyata salah jadwal, jam 1 sudah live padahal harusnya jam 2. Wah saya pikir saya yang ketinggalan, tapi ternyata tidak. Alhamdulillah pembahasan mulai dari awal mengenai membangun konsep diri pada anak. 

Membangun konsep diri pada anak ternyata dimulai sejak dulu kala 😁 
Sejak anak kecil, bagaimana kita selaku orang tua memperlakukannya maka saat itu pula anak mulai membangun konsep tentang dirinya, mulai dari hal yang paling sederhana, seperti pemilihan pakaian. Jika anak perempuan terbiasa dipakaikan baju cantik ala princess maka ia akan membangun konsep bahwa dirinya adalah seorang princess.  Namun efeknya tidak berhenti sampai pada rupa penampilan saja namun juga dapat berujung pada sikap dan tingkah laku. Karena menganggap dirinya adalah princess maka sikapnya pun berubah menjadi seperti princess yang harus dipenuhi segala keinginannya. Nah proses membangun konsep diri seperti inilah yang mesti diwaspadai oleh orang tua. 

Materi teh rima tentang konsep diri ini relate banget dengan kondisi sulung saya yang saat ini sedang menuntut ilmu jauh dari keluarga. Ada beberapa rintangan yang dihadapinya saat berada jauh dari kami. Kami hanya bisa mendoakan serta memberikan saran langkah apa yang sebaiknya dilakukannya. Pada akhirnya dialah yang menyelesaikan tantangan hidupnya sendiri. Dari pengalaman inilah saya berkaca bagaimana selama ini konsep diri si sulung yang telah kami bangun selama membesarkannya hingga baligh. Some good and some need to be better. Mari membentuk konsep diri anak kita sejak dini. Dengan konsep diri yang bagus, anak-anak akan survive dimanapun mereka berada. 

#zonaO
#hexagoncity
#bundaproduktif
#institutibuprofesional


Senin, 08 Februari 2021

open space

Bismillahirrohmanirrohiim... 

Pekan ini para hexagonia memasuki zona open space. Zona ini menerapkan 
Open Space Technology untuk menjalankan Hexa conference. Hexa conference sendiri diadakan secara virtual di berbagai platform hexagon city. 
Di virtual hexa conference ini, semua hexagonia memiliki kesempatan yang sama dalam mengambil peran. Hexagonia diharapkan memiliki :

1. Passion
Without PASSION, Nobody is interested. 
Kata kunci: kembali ke diri pribadi sendiri, Anda punya passion apa? Anda kuat di mana? Anda berbinar matanya di mana? Dari passion yang kita miliki inilah kita dapat mengambil peran sebagai speaker. Berdasar passion yang kita miliki pula kita dapat menyaring untuk fokus mengikuti conference yang mana yang dibutuhkan. 

2. Responsibility
Without RESPONSIBILITY Nothing will get done, indeed 😉

Hal menarik yang dijelaskan oleh bu Septi adalah Hukum dari Open Space yaitu , The Law of TWO FEET :
If you find yourself in situation when you are not contributing or learning, move somewhere where you can. Follow your PASSION and take RESPONSIBILITY.

Tersedia 4 peran yang dapat diambil oleh setiap hexagonia :
1. HOST: announce and host the workshop
2. PARTICIPANTS: participate the workshop
3. BUMBLEBEE: Shop between workshop (belanja gagasan) 
4. BUTTERFLY: Take time out to reflect (boleh memutuskan hari ini saya refleksi dulu, besok saya keliling lagi) 

Hexagonia boleh memilih peran apapun hanya disayangkan kalau hanya mencicipi satu peran saja. Harapannya semua peran yang ada di Open Space dapat dicoba dan dirasakan sendiri sensasi di setiap peran.

Saya pribadi akan mengambil peran sebagai butterfly dan bumblebee selama hexa conference berlangsung. Mengingat dalam rentang waktu tersebut kesibukan di dunia nyata sangat mendesak dan menjadi prioritas saat ini. 

Sebagai penutup saya sisipkan quote indha dari Bu Septi :
"Tidak ada yang bisa merendahkan diri kita, kecuali kita mengijinkannya. Anda layak menjadi perempuan yang tangannya di atas, dengan produktivitas, maka buktikanlah!"

#HexagonCity
#BundaProduktif
#IbuProfesional


Sumber :
Video materi zona O oleh founding mother Bu Septi
Tulisan resume oleh Mbak Atin (IP Malang Raya, Cohousing 5 Kepenulisan, Cluster Solutif)

Senin, 01 Februari 2021

thinking hats

Bismillahirrohmanirrohim... 
Memasuki pekan ketiga zona Growth. Kali ini materi membahas tentang pola berpikir. Pola berpikir yang dijelaskan oleh ibu septi adalah six thinking hats yang dipopulerkan oleh edward bono. 
Dengan metode six thinking hats ini kita diajak berpikir sistematis logis sehingga mampu mengambil action yang solutif. 
Template yang dibagikan ada 2, yaitu untuk personal dan CoHousing. 
Berikut six thinking hats ala saya :
Dari kumpulan six thinking hats setiap anggota CH erlenmeyer, maka didapatkan action item sebagai berikut :

Perjalanan untuk menyelesaikan project passion masih panjang. Dibutuhkan saling menyemangati dan keaktifan diskusi dengan sesama rekan CH. Insyaallah project CH akan terwujud. 

#HexagonCity
#Hexagonia
#ZonaG
#PerkuliahanBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional



Senin, 25 Januari 2021

CH growth

Bismillahirrohmanirrohim... 
Zona G ini memberikan insight tentang Growth. Tidak hanya berkembang secara pribadi tetapi juga bersama-sama. 
Personal growth seharusnya tertuang pada jurnal pekan 1. Hanya saja karena kesibukan personal saya akhirnya menyebabkan absen menyetorkan jurnal. 
Jurnal pekan 2 di zona G ini lebih banyak membahas tentang aktivitas bersama di cluster. 
Berikut gambaran dari CH 7 pendidikan. 
Secara personal tulisan PP saya telah selesai. Berikutnya masuk proses editing dan membahas bersama mengenai layout ebook WEEL. 

#HexagonCity
#Hexagonia
#ZonaG
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Jumat, 08 Januari 2021

agility

Bismillahirrohmanirrohim... 

Materi kali ini membahas seputar agility. Hexagonia diharapkan memiliki sifat agile/lincah yang juga diartikan sebagai kemampuan beradaptasi dengan cepat 
menghadapi perubahan. 
Agility yang diharapkan ada dalam diri hexagonia menyentuh segala sisi, mulai dari personal, co house, hingga cluster. 

Berikut paparan personal agility saya :
Dan inilah CH agility :
Insyaallah segera menyusul paparan cluster agility 🙏


Senin, 14 Desember 2020

Go Far With Extra Miles

Bismillahirrohmanirrohiim... 
Pekan ini para hexagonia memasuki zona X yang bertemakan  Extra Miles. Extra miles sendiri dapat diartikan sebagai usaha lebih dari biasanya untuk mencapai tujuan. 
Materi yang disampaikan oleh founding mother secara live menampilkan kuadran usaha dan dampaknya. Disinilah ibu menjelaskan lebih lanjut tentang masing-masing kuadran dan bagaimana extra miles dapat membuat kita berpindah kuadran menjadi lebih baik. 

Secara personal, hexagonia diberikan tugas untuk memetakan setiap aktivitasnya kedalam 4 kuadran tersebut. Berikut pemetaan aktivitas pribadi saya :
Pemetaan aktivitas kedalam kuadran ini juga dilakukan bersama teman-teman co housing. Saya pribadi melakukan extra miles dengan aktivitas ini dan mencoba memantaskan diri berada di kuadran major project. 
Berikut hasil pemetaan cohousing kami :
Let's go for extra miles cohousemates 😃

Minggu, 29 November 2020

Pride and Proud as Hexagonia

Bismillahirrohmanirrohim... 
Tugas jurnal pekan ini terasa seperti deja vu 😁, karena pada ending jurnal sebelumnya saya pribadi sempat curcol tentang kelas bunda produktif yang selama ini saya ikuti. Eh ternyata pekan ini jurnalnya berisikan aliran rasa selama menjalani kelas ini. 
Berikut highlights jurnal pekan ini :
Pit stop pertama adalah tentang Passionate People. Sedari awal mendaftar kelas bunda produktif ini, kami harus menginfokan passion pribadi pada gform. Berdasar isian gform inilah tim formula menempatkan hexagonia pada cluster yang sesuai dengan passionnya. Awal mengisi gform ini saya sempat khawatir karena antara passion dan kontribusi produktif yang saya lakukan saat ini terkesan tidak searah. Namun, setelah flash back materi kelas bunda cekatan serta menengok kembali hasil talents mapping, saya yakin passion saya ada di bidang pendidikan. Meskipun sudah resign dari lembaga pendidikan formal dan sekarang bersama suami mengelola usaha di bidang kesehatan, saya menyadari bahwa momen yang membuat saya berbinar adalah ketika menjelaskan sesuatu kepada pasien, entah itu pendapat sederhana tentang suatu penyakit, menjelaskan suatu prosedur kepada pasien, dsb. Bismillah.. Saya menuliskan "edukasi pasien" sebagai passion saya. Dari materi yang disampaikan oleh ibu Septi saya baru tahu ternyata inilah yang namanya passion for bussiness. Bermula dari usaha klinik pratama yang dijalankan bersama suami ternyata saya bisa menyalurkan bahasa bakat educator saya di bidang ini. Passion ini menjadi motor penggerak saya mempelajari hal-hal baru di bidang kesehatan. 

Pit stop kedua adalah character cultivator. Disini para hexagonia diminta untuk memilih salah satu karakter yang ingin dikuatkan selama proses belajar di kelas bunda produktif ini. Disinilah saya mulai oleng karena kondisi fisik yang sedang drop. Kurang lebih selama 1 bulan kondisi fisik saya jatuh bangun. Tak lama sembuh lalu drop lagi sehingga aktivitas juga banyak terabaikan. Kawan seregional pun mulai ada yang mengundurkan diri. Oleh karena itu, saat diminta memilih karakter maka saat itu saya butuh menanamkan karakter tekad kuat agar mampu mengatasi segala tantangan selama mengikuti kelas ini. 
Saya merasa butuh perseverance untuk bersatu dengan passion yang sudah saya pilih  agar mampu menjadi grit. Pit stop ketiga tentang Habit Powered. Dari sini saya jadi tahu sekilas mengenai kekuatan yang dihasilkan dari membangun kebiasaan. Banyak hexagonia yang menyebutkan buku "Atomic Habit" Sebagai salah satu referensinya. Walaupun saya belum membaca buku ini, namun dari tulisan hexagonia plus paparan founding mother saya pun meyakini pentingnya menumbuhkan kebiasaan baik karena akan berdampak pada diri saya. Dalam konteks menjadi hexagonia produktif dan menyukseskan project cohousing saya maka saya memilih menjalankan habit membaca dan menulis. 
Pit stop keempat adalah Shining 4E. Dimana hexagonia mengategorikan segala aktivitasnya kedalam kelompok 4E (Enjoy, Easy, Excellent, Earn) 
Project cohousing saya ialah membuat guidebook perjalanan seorang perempuan dari belum menikah hingga memiliki anak usia remaja. Saya pribadi mengambil kontribusi pada bagian kehamilan dan melahirkan. Walaupun sudah pernah melalui masa ini, saya tetap harus membaca banyak referensi agar tulisan saya menjadi padat berisi. Saya pernah dikenalkan ungkapan "murid siap, guru datang" saat masa matrikulasi IIP dulu, seperti pucuk dicinta ulampun tiba ternyata ada sebuah drama korea yang sedang tayang berjudul "birthcare centre" Dengan alur cerita seorang ibu yang hamil, melahirkan, dan masa awal memiliki bayi. 
See the quotes? Sounds familiar for ipers right? 🥰

Drakor ini memang kalah pamor dengan drakor Start Up namun kontennya sangat erat dengan materi yang sedang saya tulis. Oleh karena itu saya memasukkan aktivitas menonton drakor ini kedalam my shining 4E 🥰

Setelah struggle selama kurang lebih sebulan terakhir, saya mulai menata diri, meluruskan niat, semakin membulatkan tekad agar mampu menyelesaikan project bersama cohousemate. Saya memasukkan personal goal dan memberi reward kepada diri saya sendiri agar tetap semangat melanjutkan kelas bunda produktif ini. Btw, personal goal saya adalah memberikan ebook ini kepada anak perempuan saya. Sesuai namanya ini adalah buku panduan yang bisa mendampinginya ketika masa-masa itu tiba. Inginnya seorang ibu adalah selalu mendampingi anaknya, namun bila telah tutup usia biarlah ini menjadi warisan bagi anak saya kelak. 
Akhir November yang marak dengan black friday sale membuat saya membeli hadiah kecil untuk diri saya sendiri sebagai tanda kegigihan menjadi hexagonia yang akan dikenang ☺
#HexagonCity
#Hexagonia
#ContributiontoNation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Selasa, 24 November 2020

4E activities

Bismillahirrohmanirrohim... 
Memasuki zona E pekan pertama, para hexagonia disibukkan dengan tugas membuat daftar aktivitas dan mengklasifikasikannya kedalam kategori 4E. Klasifikasi 4E sendiri diambil dari bahas bakat Talents Mapping temuan abah Rama Royani. 4E dikenal dengan Easy, Enjoy, Excellent, Earn. Setiap aktivitas sebagai hexagonia dapat diberi label 4E tersebut. 
Berikut aktivitas personal saya sebagai hexagonia :
Dan ini adalah aktivitas 4E saya bersama cohousemate hexaeducate residence jl. Erlenmeyer
Dalam 2 pekan terakhir, arus informasi di hexagon city luar biasa derasnya sehingga membuat saya semakin mabuk laut. Untuk mengantisipasi hal ini saya mengambil sikap untuk membuat prioritas informasi apa saja yang perlu saya cerna terlebih dahulu. 

Saat diri ini mulai goyah dan timbul rasa ingin menyerah, saya memutuskan untuk re-learn materi bunpro ini dari awal dan perlahan menata niat serta memperjelas tujuan. 
Insyaallah saya semakin mengasah karakter yang telah saya pilih sebelumnya yaitu tekad kuat, bahkan saya akan meningkatkannya menjadi GRIT. Pokoknya harus sampai puncak, harus lulus bunpro 😁
Sementara itu, habit semakin terasah dengan aktivitas 4E yang dijalankan selama 2 pekan ini. 

#HexagonCity

#ZonaE

#ProjectPassion

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional

Senin, 09 November 2020

New Habit

Pekan ini hexagonia diberikan waktu 2 minggu untuk mengumpulkan jurnal. Waktu selama 2 minggu ini kami gunakan untuk berdiskusi mengenai WEEL guidebook. Kami mulai dengan membreakdown materi apa saja yang ingin dihadirkan pada guidebook lalu membuat milestone sesuai pembagian tugasnya. 

Selain milestone, hexagonia juga diminta untuk memilih 1 habit yang akan diterapkan secara konsisten agar dapat menyelesaikan milestone 1 dengan sukses. Kali ini saya memilih habit membaca dan menulis. Harapan saya dengan konsisten membiasakan diri membaca dan menulis literatur saya dapat mengumpulkan bahan dan membuat outline pada materi bagian saya. 

Dengan waktu 2 pekan ini, hexagonia diberikan kesempatan untuk melaksanakan habit sekaligus mengevaluasinya. Evaluasi pembiasaan habit ini dituangkan pda self assessment form seperti berikut :
Dengan kondisi fisik saya yang up and down selama sebulan terakhir ini, namun sy masih bertekad untuk mengumpulkan jurnal dan terus berlayar ke zona berikutnya agar bis alulus kelas bunpro bersama teman-teman hexagonia 😊

#HexagonCity
#Hexagonia
#HabittoNation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Senin, 26 Oktober 2020

Hexa Character

Bismillahirrohmanirrohim... 
Materi pekan ini seputar membangun karakter, mulai dari karakter pribadi yang ingin dilatih selama kelas bunda produktif ini, karakter bersama co housing, bahkan karakter hexagon. 
Karakter ini mesti kami latih dan praktekkan agar tujuan bersama cohousemate dapat terwujud. 
Bersama warga CH7 erlenmeyer kami memetakan beberapa karakter sebagai berikut :
Booster Character
Karakter yang mempercepat laju Project Passion sampai tujuan
1. Resilience, Fokus dan Positif, yaitu memberikan perhatian penuh dan positif. 
2. Empati dan peka. 
3. Jujur, yaitu berani menyatakan apa yang sedang terjadi sesuai dengan keadaan saat itu.
4. Gigih, pantang menyerah,  memiliki tekad yang kuat, konsisten dan disiplin.
5. Managing work, kemampuan mengolah pekerjaan dengan baik. 
6. Memiliki daya lenting tinggi, fleksibel. 
7. Proaktif dan inisiatif, yaitu memulai untuk aktif dalam belajar dan komunikasi. 
8. Mandiri dan mampu bekerja sama, bisa menempatkan diri dalam tim.
9. Semangat. 
10. Well-planned dan tepat waktu. 

Delay
Hambatan yang memperlambat untuk sampai tujuan adalah kebalikan dari karakter booster yang telah disebutkan, meliputi:
1. Tidak fokus
2. Baper dan mudah mengeluhkan tantangan
3. Mudah menyerah
4. Procrastinate/menunda-nunda

Resiko
Faktor yang berpotensi menghentikan project passion.
1. Kurang kerjasama, tidak kompak
2. Mementingkan diri sendiri
3. Abai dan tidak berperan apapun dalam tim

Sedangkan untuk karakter pribadi yang ingin saya latih adalah tekad kuat. Saya bertekad agar bersungguh-sungguh menjalani setiap proses di kelas bunda produktif ini. 

#HexagonCity
#Hexagonia
#Character to Nation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Selasa, 20 Oktober 2020

Project With My Cohousemate

Bismillahirrohmanirrohim... 
Jurnal kali ini akan membahas seputar "passion". Berangkat dari "personal passion" hingga "passion to nation" Dibahas pada pekan ini. 
Personal passion dituangkan dalam bentuk passion canvas seperti ini :
Dengan bekal passion canvas inilah kami saling sharing dan brainstorming dengan teman-teman satu co housing sehingga menghasilkan project passion WEEL (Woman Empowerment and Education Laboratory). 

Co housing 7 cluster pendidikan ini terdiri dari 10 orang wanita aktif yang senang memberikan edukasi 😊 

Berikut gambaran singkat mengenai WEEL Project dari co housing 7 Erlenmeyer cluster pendidikan. 

*A. Passion*

Pemetaan Passion Co-housing Erlenmeyer
1. Akhlis ➡ Fasilitator Taman Teka-teki utk pengembangan karakter (passion for business and service)
2. Cindy ➡ Edukasi pasien (passion for service and knowladge 
3. Dyah ➡ Tutor Fisika (passion for knowledge and service)
4. Fariza ➡ Konselor Remaja ( Passion for Service )
5. Hasriani Santaria⁩ ➡ Pengelolaan Administrasi (Passion for knowledge)
6. Ita Roihanah ➡ Fasilitator Pendidikan Pemberdayaan Perempuan/Women Empowerment Education (Passion for Service and People)
7. Nani Nurhasanah⁩ ➡ Fasilitator belajar calistung dan belajar kreatif (passion for buisness and service) 
8. Sri Utami ➡ Konsultan pendidikan dan bakat (passion for knowladge and service) 
9. Yeni Arum ➡  pengembang media edukasi audio visual & visual (passion for service)
10. Tri Novia Kumalasari⁩ ➡ Konselor Laktasi (passion for Knowladge and service)

*Project Passion*
*Women Empowerment and Education Laboratory (WEEL)*


*B. Purpose*

_Mengapa Anda dipertemukan dalam 1 co-housing, mengapa  project passion ini harus ada?_ 
Hexagonia co-housing Erlenmeyer Cluster pendidikan, bergerak di bidang keilmuan yang berbeda-beda, namun tujuannya sama yaitu memberikan edukasi bagi para perempuan sehingga dapat menjalankan peran-peran dalam fase kehidupannya dengan bahagia dan berdaya. 
Kami dipertemukan untuk saling bersinergi, dan berkolaborasi serta belajar dari satu sama lain. Sehingga dapat menguatkan passion kami. 


C. Productive

_ Apa project passion ini membuat Anda produktif? Apa strong why membuat Anda produktif?_
Project passion ini membuat kami produktif. Dimulai dengan mendiskusikan canvas passion masing-masing kemudian membagi peran-peran sesuai dengan apa yang sedang digeluti dan membuat berbinar. Outputnya adalah product berupa _*guidebook Women Empowerment and Education Laboratorium*_


---------

*Nama Project*
_*Women Empowerment and Education Laboratorium*_

*Solusi Project*
Guidebook ini bisa dijadikan acuan para perempuan dalam menjalani fase-fase kehidupannya. Dimulai dari persiapan menikah, proses kehamilan, melahirkan hingga menyusui, lalu mendalami peran sebagai ibu dalam mendidik anak usia dini hingga remaja. 

*Durasi Project*
4 bulan

Masing-masing dari kami akan mengambil peran yang sesuai dengan personal passion kami sehingga kami akan lebih bahagia dalam menghasilkan guidebook ini.

#HexagonCity
#Hexagonia
#ProjectPassion
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Minggu, 27 September 2020

welcome to my hexouse

Bismilahirrohmanirrohim... 
Alhamdulillah tak terasa diri ini sudah memasuki kelas bunda produktif. Awal membuat blog ini saat memasuki kelas bunda sayang namun ternyata masih betah menggunakan blog ini sebagai platform pengumpulan tugas sampai sekarang di kelas bunprod ini. 

Kelas Bunda Produktif ini dijalankan dengan konsep gamifikasi Hexagon City. Seluruh siswi kelas bunprod ini dikenal dengan nama Hexagonia yang masing-masing memiliki Hexa House... haaa... menarik kan... kuliah sambil bermain :)

Pekan pertama ini diisi dengan pekenalan dan proses mambangun hexa house. Saya adalah Cindy Kartika Sari, Hexagonia asal Samarinda. Saat ini Saya ada di Hexa Cluster Pendidikan, Hexa Co Housing 7, Hexa House no. 5. Tetangga Saya di hexa co housing 7 berasal dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Hmmm... menarik sekali keragaman di co housing 7 ini. Tak sabar ingin segera kenal lebih dekat dengan mereka semua.

Selain perkenalan, kami juga diminta untuk membuat desain Personal Hexa House. Kali ini Saya akan menjelaskan tentang desain Hexouse saya.


 
Hexouse Saya adalah semacam wadah berkumpul... seperti co working space namun family friendly :)
di dalamnya ada space untuk berkumpul untuk orang dewasa, play room untuk anak-anak, dapur sebagai pusat logistik perut :D, gym room untuk berolah raga, dan prayer room untuk memudahkan sholat berjamaah, toile plus kamar mandi serta tak lupa taman dan space hidroponik sebagai pelengkapnya ;)

Let's do room tour ;)

1. Central Room

Sumber : muchroomthailand.com

Disini kita semua bisa beraktivitas mengerjakan pekerjaan masing-masing, berdiskusi dan tukar pendapat, hingga presentasi. Ruangan ini juga dilengkapi koleksi buku-buku menarik dan menginspirasi.

2. Play Room
Sumber : bostonglobe.com

Ketika para Ibu berkumpul, mesti diikuti oleh anak. Hexouse saya menyediakan playroom anak agar para ibu bisa leluasa berkumpul, berdiskusi, dan berbagi bersama para ibu lain dengan tetap memprioritaskan anak-anaknya.

3. Dapur

Sumber : fabelio.com

Tak dapat dipungkiri ruangan ini pasti ada di setiap rumah :D Baik orang dewasa maupun anak-anak akan membutuhkan asupan makanan, cemilan, minuman, dsb. Disinilah wadah untuk menemukan segala kebutuhan logistik perut.

4. Prayer room

Sumber : 99.co

Ruang yang dibutuhkan selanjutnya adalah musholla. Ruangan ini didesain dengan nyaman dan homey agar siapa saja betah dan senang beribadah didalamnya. Kegiatan apapun yang sedang dilaksanakan di hexouse ketika masuk waktu sholat maka kegiatan itu akan dihentikan sejenak untuk memberikan kesempatan beribadah.

5. Toilet & Kamar mandi
Hexouse saya menyediakan toilet & kamar mandi luar yang dapat diakses oleh seluruh tamu dan ada satu toilet & kamar mandi dalam yang hanya bisa diakses oleh anggota keluarga.

Sumber : home-designing.com


6. Private Family Room

 Sumber : 99.co

Private family room di hexouse saya terletak pada satu bagian yang terhubung dengan play room anak dan didalamnya terdapat kamar mandi & toilet untuk memudahkan anak-anak mengaksesnya.

7. Gym room
Sumber : myhomedecomag.com

Karena keluarga saya fokus pada bidang pendidikan dan kesehatan maka ruangan ini mesti diadakan agar anggota keluarga dapat berolahraga dengan nyaman. Bagi saya pribadi jauh lebih nyaman berolah raga indoor apalagi di rumah sendiri daripada mesti ke Sanggar senam atau gym di luar sana. Sementara untuk olah raga outdoor keluarga kami memilih slow jogging dan bersepeda.

Seperti itulah kira-kira kondisi hexouse saya. Saat ini ingin sekali mengadakan acara perdana mengundang tetangga co housing 7 untuk ngobrol bareng, main bareng dan aktivitas bareng :)

Senin, 06 Juli 2020

a thank you to mentorship program

Bismillah...
Pada pekan ke-7 ini, bu Septi memberikan kami kesempatan untuk mengapresiasi kemajuan yang ada dengan melakukan evaluasi seperti apa aku 2 bulan yang lalu dan seperti apa aku yang sekarang. Apresiasi terhadap kemajuan yang terjadi membuat kita lebih fokus dan membangun momentum dalam diri sendiri.

Saya pada waktu 2 bulan lalu masih males-malesan 😔 ya males gerak dan males disiplin dalam hal pengelolaan keuangan, masih self oriented.
Saya yang sekarang lebih senang berolahraga, bonusnya BB turun 3 kg dalam 2 bulan ini 😉
Pelan-pelan saya mulai belajar cara mengelola keuangan baik itu keuangan usaha maupun keuangan keluarga dan bagaimana agar keduanya tidak tercampur. Mulai mencatat setiap pengeluaran dan menerapkan ilmu dari mentor tentang simplycity.

Pekan ini kami diberikan kesempatan untuk mengucapkan #terimakasihmentor dan #terimakasihmentee atas kebersamaannya dalam program mentorship ini.

Saya yang selama ini merasa peer mentoring dengan mba mella mendapatkan ucapan thank you seperti itu jadi terharu 😘 betapa selama 2 bulan kebersamaan dalam mentorship program ini memberikan makna bagi kami.

Sementara itu, mb lucky selaku mentor saya ternyata membuat catatan kecil tentang perkembangan saya. Alhamdulillah punya mentor yang perhatian dan selalu menyemangati 😊

Alhamdulillah... Kelas bunda cekatan tahap kupu-kupu ini tinggal 1 pekan lagi. Semoga saya bisa menjadi kupu-kupu yang mampu terbang dengan baik.

#jurnal7
#tahapkupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional

Selasa, 30 Juni 2020

kesuksesan kecil

Bismillah...
Pekan ke-6 ini bu Septi mengingatkan kembali tentang makna "hari ini harus lebih baik dari hari kemarin" maka kami para mahasiswa buncek diberikan template jurnal harian untuk mencatat kesuksesan kami setiap hari selama sepekan.
Dari jurnal harian ini saya jadi menyadari bahwa ada hal-hal yang sekecil apapun patut untuk disyukuri. Bahkan di saat pekan ini saya merasa sangat tidak maksimal sehingga ingin bolos setor jurnal, kehadiran mentor memberi sentuhan kalbu untuk meluruskan niat lillahi ta'ala. Nikmatnya memiliki saudara ideologis itu ya di saat-saat begini saling menguatkan 😍

Dari diskusi dengan mentor saya menyimpulkan bahwa progress saya cenderung lambat dan saya akan membutuhkan waktu lebih lama daripada yang disediakan kelas kupu-kupu ini. Namun mentor saya tak henti-henti menyemangati agar meluruskan niat yang mampu membangkitkan semangat.

Sementara itu, hubungan saya dengan mentee mengalami peningkatan yang intens di pekan ini. Saya cukup salut melihat progress mentee saya. She did very good in her condition 👍
Berhubungan dengannya terasa lebih seperti peer mentoring rather than i'm the mentor 😄✌️
Semangatnya dalam berolahraga menulari saya untuk ikut bergerak dan bonusnya saya bisa turun bb sampai 3 kg dalam bulan ini 😉

#jurnal6
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional




Senin, 22 Juni 2020

My Celebration

Bismillah...
Pekan kelima ini kami mendapat tugas baru, yaitu merayakan false celebration dan feedback 360°.

Untuk pekan ini, saya merasa belum maksimal menggali feedback dari mentor. Kami hanya sempat berdiskusi via telepon sebentar saja.
Masih banyak catatan pengelolaan keuangan yang perlu saya benahi dan saya ingin belajar tips untuk bisa saving.

Sementara itu mentorship program yang saya mentori mulai terlihat kemajuannya dalam hal mengetahui teknik-teknik slow jogging. Untuk praktek slowjog-nya sendiri masih belum teratur mengingat kondisi dan situasi mentee saya yg pasca SC. Disinilah kami saling menyemangati agak tetap semangat belajar dna mempraktekkannya.

#jurnal5
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional

Selasa, 16 Juni 2020

check in mentorship

It's check in time!!!

Check in bagaikan proses refleksi diri sebagai mentor maupun mentee terhadap program mentorship yang sedang dijalani ini.

Saya menerima beberapa pertanyaan dari mentee saya, dan saya pun memberikan beberapa pertanyaan kepadanya. Inilah cara yang menurut kami nyaman dan memudahkan kami berdua untuk melakukan proses check ini ini. Insyaallah program mentorship kami yang bertemakan slow jogging ini masih on track dengan keinginan kami mewujudkan diri dan keluarga yang sehat 😊

Sementara itu, proses check ini bersama mentor saya dilalui via telepon whatsapp. Beliau lebih nyaman dengan telepon atau video call daripada text wa/ chat messenger dna hal ini todka menjadi masalah untuk saya. Kami melakukan revisi jadwal diskusi agar tidak mepet waktu mengerjakan jurnalnya. Selain itu kami juga bertukar pengalaman apa yang sudah dilakukan dan apa yang bisa dilakukan lebih baik lagi.

Refleksi saya pribadi selama menjalankan mentorship program kelas bunda cekatan ini saya menjadi lebih tertarik dan intens mempelajari tentang menjaga kesehatan diri dan mengelola keuangan keluarga. 

Alhamdulillah dengan adanya mentor membuat saya seperti memiliki tempat untuk mengadu 😄 dan mentor saya yang baik ini tidak pernah menjustifikasi kesalahan saya, ia akan balik mendongengi saya tentang "sate super" pengalamannya yang kurang lebih sama dengan saya sekarang dan berhasil dilaluinya dengan baik. Setelah melakukan check in kami merasa satu frekuensi dan menguatkan saya bahwa saya on track 😊

#jurnal4
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional


Senin, 08 Juni 2020

Mentorship Goals

Bismillahirrohmanirrohim...
Setelah libur panjang idul fitri 1441 H selama kurang lebih 2 minggu, akhirnya bisa merasakan kembali kebersamaan menuntut ilmu dengan teman-teman di kelas buncek ini. Materi minggu ketiga ini membahas tentang goals dari program mentorship, lebih tepatnya tentang tujuan dan rencana seorang mentee.

Bu Septi mendongengkan 3 langkah yang perlu dijalankan di minggu ini, yaitu :

1. Menyusun kembali skala prioritas dengan melihat kembali mind map yang telah dibuat di kelas telur-telur. Dari mindmap, saya memberi prioritas utama pada cabang sehat finansial dengan sub cabang keuangan keluarga.

2. Menyusun tujuan. Dengan melihat skala prioritas, cukup mengambil 1 bidang yang ingin ditekuni sampai cekatan. Saya pribadi telah memilih manajemen keuangan keluarga sebagai bidang yang ingin saya tekuni bersama mentor saya.

3. "Tujuan tanpa rencana tidak akan menjadi hal nyata". Inilah saatnya menjabarkan rencana aksi kita 😊 Action plan yang dibuat oleh dan untuk diri sendiri itu memang asyik dan melenakan 🤭 kita yang membuat rencana aksi, kita pula yang menentukan tenggat waktunya. Disinilah peran mentor sangat diperlukan sebagai orang luar yang melihat dari sudut pandang lain, berdiskusi asyik, serta memberikan umpan balik.

Setelah berdiskusi dengan mentor. Saya jadi tahu harus memulai dari mana. Penjelasan mentor saya jelas dan terarah sehingga memudahkan saya dalam memahami alur program mentorship ini.

Sementara itu, hasil diskusi saya bersama mentee juga berlangsung dengan baik. Mentee mulai tertarik mempelajari lebih dalam lagi seputar teknik-teknik slow jogging serta mulai mempraktekkannya di rumah. Insyaallah peran saya sebagai mentor disini juga sebagai partner belajar mb mella 😊

#jurnal3
#tahapkupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional


Jumat, 15 Mei 2020

mentorship week 2

Bismillahirrohmanirrohim...

Alhamdulillah diingatkan oleh mentor tentang jadwal pengumpulan jurnal kedua ini. Nyaris saja terlewat 😭

Mentorship minggu kedua diisi dengan assess your skill. Dimana mentor dan mentee saling bertukar pikiran mengenai program mentorshipnya untuk mengukur kedalaman pengetahuan awal masing-masing.

Pengalaman menjadi mentor untuk minggu ini saya berhasil video call dengan mentee saya, mba mella. Alhamdulillah bisa bertukar sapa melalui video call, sempat melihat baby barunya mb mella. Dari screening awal didapatkan hasil bahwa mb mella adalah pemula yang ingin mengenal slow jogging karena berpikir itulah olahraga yang dapat dilakukannya pasca melahirkan.

Sementara itu, pengalaman menjadi mentee berjalan dengan baik melalui messenger. Walaupun kami belum sempat video call. Namun kami merasa satu frekuensi mengenai program mentorship keuangan keluarga ini. 

Hawa liburan yang mulai merebak ternyata hampir melenakan jadwal pengumpulan jurnal saya.

Semoga bisa terus konsisten hingga minggu kedelapan nanti.

#jurnal2
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Kamis, 07 Mei 2020

Mentorship Program Kelas Kupu-Kupu

Bismillahirrohmanirrohim...

Alhamdulillah setelah sebulan menjadi kepompong akhirnya berhasil bertransformasi menjadi kupu-kupu muda. Di kelas kupu-kupu ini kami belajar sambil bermain dengan konsep mentorship yang diprakarsai oleh facebook. Program mentorship ini didesain selama 8 minggu tanpa jeda. Facebook memberikan arahan mengenai aktivitas apa saja setiap minggunya dengan jelas.

Di minggu pertama ini, seluruh mahasiswa buncek tahap kupu-kupu diminta menjadi mentor sekaligus mentee. Perjalanan membranding diri, berkenalan dengan mahasiswa lain, serta bersepakat menjadi mentor/mentee akan dituangkan kisahnya dalam jurnal pertama ini.

Hal pertama yang saya lakukan adalah mencari mentor. Setelah scroll up and down akhirnya saya memutuskan memperkuat cabang sehat finansial dari mind map saya. Kali ini saya ingin cekatan dalam bidang pengelolaan keuangan keluarga. Alhamdulillah saya mendapat mentor mba Oktalia lucky wirawan dari IP Malang. Mba Lucky yang telah 3 tahun menerapkan program pengelolaan keuangan keluarga ini bersedia membimbing saya menjadi menteenya.

Setelah posisi saya sebagai mentee aman. Saatnya saya membranding diri saya, saya menawarkan program mentorship seputar kesehatan dan olah raga (lebih spesifiknya adalah slow jogging). Ternyata bidang olah raga ini masih sepi peminat 😔 saya sempat galau ketika hampir semua teman dari regional sudah memiliki mentee sementara saya belum. 

Selama masa galau tersebut saya menerima masukan dari mentor dan juga kahima regional. Dimana saya disarankan untuk membahasakan slow jogging agar lebih mudah dipahami. Sementara dari kahima menawarkan opsi untuk beralih menawarkan bidang lain yang saya kuasai.

Alhamdulillah setelah menanti beberapa hari, saya menerima messenger dari mba Mella putri widhiastuti dari IP Tangkot yang bersedia belajar slowjogging bareng saya. Kondisi mba Mella yang baru 2 minggu lalu melahirkan secara SC, sementara badannya sudah terbiasa olahraga aerobik dan yoga membuatnya ingin belajar olahraga lain yang sekiranya mampu dijalaninya sendiri di rumah.

Harapannya saya bisa mengikuti program mentorship ini secara lengkap dari pandangan seorang mentor juga mentee. Alhamdulillah... insyaallah... Minggu pertama masa berkenalan telah kami lalui... Siap menanti cerita kedua dan menjalani minggu kedua dengan senang hati 😊

#jurnalke1 
#tahapkupukupu
#buncek1 
#institutibuprofesional