Minggu, 16 Februari 2020

Kelas Favorit Temanku

Bismillahirrohmanirrohim...
Di minggu ke-5 ini kami ditemani kak Peni melakukan camping bersama 1.726 kawan di kelas ulat-ulat bunda cekatan ini.
Dari ribuan kawan camping, hingga jurnal ini dibuat saya baru berkenalan dengan 50 kawan. Ternyata masih banyak kawan-kawan lain yang belum saya ajak kenalan.

Dari 50 kawan baru, ada 5 kawan yang saya anggap menarik sehingga saya berikan alasan kelas favoritnya di template yang dibagikan oleh kak Peni.

Sementara itu, data kelas favorit 50 kawan tersebut saya tuangkan dalam chart sebagai berikut :

Ternyata keluarga favorit dari 50 kawan tersebut adalah keluarga Manajemen Waktu, kemudian keluarga Manajemen Emosi, dan diikuti keluarga Parenting.

Ribuan kawan camping ini tergabung dalam 39 keluarga tempat kawan-kawan ini belajar mencari ilmu agar lebih cekatan di bidangnya. Dari 50 kawan baru saya baru mendapatkan cerita tentang 26 keluarga. Semoga sebelum camping ini usai saya bisa mendapat kawan lebih banyak dan mendengar kisah keluarga baru yang belum saya dapatkan datanya.
Semangaaat 😆

#janganlupabahagia
#jurnalminggu5
#materi5
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Minggu, 09 Februari 2020

Sharing Ilmu di Keluarga Bisnis

Bismillah...
Keluarga bisnis & enterpreneur memiliki jadwal sharing yang cukup padat. Dalam pekan ke-4 ini ada 5 ilmu bisnis yang telah disampaikan oleh teman-teman yang pernah mengalaminya.

Ilmu "Pembukuan keuangan UKM" disampaikan oleh mba Naila dengan membagikan tulisan beliau dari blog pribadi. Kebetulan pekan ini saya juga mengikuti kulwap IP Bontara dengan tema serupa dengan beliau sebagai narasumbernya.

Ilmu "Motivasi bisnis dan Mau bisnis apa" disampaikan oleh mba Mustika Amalia Wardaty dari IP Salatiga.

Ilmu "Couplepreneur" disampaikan oleh mba Nina dari IP Depok.

Ilmu Digital Marketing disampaikan oleh mba Mega Geo Tirta dari IP Bekasi. Disini dikupas berbagai media sebagai sarana berjualan.

Ilmu "Mengelola Reseller" disampaikan oleh mba Nimaz hanna. Disini disampaikan 9 jurus mengelola reseller 😉

Untuk pekan ini, saya masih merasa kenyang di keluarga ini. Untuk pekan depan sepertinya saya ingin mencoba menambah keluarga baru ☺️
Semangaat belajaar...


#janganlupabahagia
#jurnalminggu4
#materi4
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Senin, 03 Februari 2020

Wormpreneur Family

Bismillah...
Minggu ketiga di kelas ulat.
Setelah keluar gua, akhirnya kami bisa bertemu dengan keluarga baru.
Keluarga baru saya ada di platform whatsapp dengan nama keluarga bisnis.

Awalnya saya pribadi galau antara mau join keluarga bisnis atau finansial??? Dan karena link yang tersedia duluan adalah link keluarga bisnis jadilah saya join duluan di keluarga bisnis. Kepala keluarga bisnis adalah mb Ismi Novianti.
Hari Sabtu kami masuk wag dan mulai chit chat perkenalan. Hari minggu semakin banyak lagi keluarga yang baru bergabung.

Personel dari Kaltim totalnya ada 4. Samkabar diwakili oleh saya. Balikpapan raya diwakili oleh mb liya. Bontara diwakili oleh mb naila dan mb indah. Kami bagaikan saudara jauh yang bersatu kembali di wag 😁

Mb ismi sempat bilang klo keluarga bisnis ini collab dengan keluarga enterpreneur. Mungkin karena banyak materi yg beririsan jadilah dua keluarga ini digabung. Sebagai awalan mb ismi memberikan kami link informasi seputar bisnis dan enterpreneur. Setelah itu masing-masing anggota keluarga berkenalan sekaligus menceritakan tentang usahanya. Dari kisah anggota keluarga inilah banyak cerita dan pelajaran yang kami dapatkan. Ada banyak anggota keluarga yang berbagi pengalaman, tips dan trick dalam berbisnis, dll. Ada pula bu dokter emy yang akan perdana go live dengan tema "Senantiasa memperbarui niat bisnis".

Kami membuat list materi apa yang sekiranya diperlukan dan alhamdulillah anggota keluarga lain yang sudah mumpuni di ranah tersebut dengan senang hati membagikan potlucknya. Ada yang berbagi tentang copywriting dan ada juga tentang pembukuan UKM.
Alhamdulillah... Proses belajar ulat-ulat bisnis ini menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Itadakimasu.... 😉

#janganlupabahagia
#jurnalminggu3
#materi3
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Minggu, 26 Januari 2020

jurnal digital marketing

Bismillah...
Melanjutkan perjalanan belajar di bunda cekatan. Ternyata untuk jurnal kedua ini saya mendapat asupan potluck tentang google bisnisku oleh Duhita Swastihayu. Jadi, jurnal kali ini akan membahas tentang google bisnisku.

Awal ketertarikan saya terhadap dunia digital marketing adalah saat mengikuti kelas bincang digital marketing di Samarinda. Hanya saja bincang di kelas ini berakhir dengan promosi produk sehingga membuat ilfeel untuk melanjutkannya.
Awal tahun ini saya berangkat ke jogja untuk mengantarkan si sulung tes masuk ponpes. Ketika di jogja saya bertemu kawan SMP yang ternyata lulusan marketing. Sehingga obrolan selama dimobil menjadi seru sekali ^^
Saya dan suami dikenalkan dengan google trend indonesia dimana kami bisa mengambil data dari situ. Lebih jauh lagi obrolan kami juga membahas fb dan ig ads.
Ketika melihat potluck dari mb Duhita Swastihayu, saya merasa perlu untuk belajar digital marketing ini lagi sebelum keinginan belajar itu lenyap :D

potluck dari mb duhita ini merupakan tutorial langkah awal menginstall google bisnis. Selain dari potluck, saya juga belajar melalui blog dewaweb.com. Di blog ini dituliskan beberapa alasan mengapa kita memerlukan google bisnisku? Dan juga dilengkapi tentang langkah-langkah verifikasi dan mengisi feed di gbisnisku.

Perjalanan google bisnisku, saya mulai dengan menginstall aplikasinya. Kemudian mengetikkan keterangan seputar bisnis tersebut. Beberapa lokasi feed yang perlu diisi akan diberi tanda + untuk menambahakan feed baru.

So far, pemakaiannya mudah. Utak atik sendiri pun pasti bisa. Karena bisnis saya seputar jasa kesehatan, maka tidak banyak produk yang perlu saya iklankan. Tujuan saya menggunakan google bisnisku adalah memudahkan pasien menjangkau kami. 
Pernah suatu hari kami mendapat pasien dari kota Bontang yang sedang di Samarinda. Rupanya anaknya muntah-muntah dan diare karena tidak tahu daerah Samarinda, akhirnya mengandalkan google dan klinik kami menjadi pilihan orang tuanya untuk memeriksakan anaknya ini.
Ternyata bahagia itu sesederhana melihat pasien mendapat kemudahan akses ke klinik kami ^^

#janganlupabahagia
#jurnalminggu2
#materi1
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Senin, 20 Januari 2020

jurnal tahapan emosi

Bismillahirrohmannirrohiim....

Alhamdulillah, pada postingan kali ini saya sedang berada di kelas ulat-ulat. Artinya telur-telur yang saya posting sebelumnya telah menjadi ulat kecil yang lapar. Kelas ulat-ulat ini menghidangkan banyak sekali dedaunan untuk disantap. Setiap mahasiswi menyetorkan ilmu yang telah dipelajarinya dan mahasiswi lain diperbolehkan untuk mengadopsi sumbernya dan ikut belajar topik yang sama. Masyaallah, kelas yang luar biasa dengan mahasiswi yang sangat antusias ;)

Topik pertama yang saya pelajari adalah manajemen emosi. Saya belajar melalui platform youtube. Materinya adalah "Mengenal dan Mengelola Emosi" yang disampaikan oleh dr. Aisah Dahlan saat kajian di masjid Al Aqsha dan dipublish oleh akun cukupgue official.

dr. Aisah Dahlan memaparkan materi dengan lugas dalam suasana santai diiringi dengan guyonan-guyonan ala beliau sehingga membuat saya serasa turut hadir dalam kajian tersebut, ikut belajar dan tergelak mendengar guyonan beliau. Dari materi kali ini, saya mendapatkan ilmu tentang :

+ Asal kata emosi , yaitu movere yang artinya bergerak, dtambah awalan e- sehingga artinya bergerak menjauh.
ingatkah hadist Rasulullah tentang merubah posisi ketika sedang marah?

Dari Abu Dzar al-Gifari bahwa Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang dari kalian marah dalam keadaan berdiri maka hendaknya dia duduk, kalau kemarahannya belum hilang maka hendaknya dia berbaring”  
HR Abu Dawud (no. 4782), Ahmad (5/152) dan Ibnu Hibban (no. 5688), dinyatakan shahih oleh imam Ibnu Hibban dan syaikh al-Albani.

Pembahasan beliau ketika membuka kajian ini membuat saya jatuh cinta karena korelasi antara logika dan islami sangat erat, hingga saya memutuskan untuk menonton berulang kali. 

+ Sistim Limbik, ada 4 bagian otak yang dipaparkan yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), otak mamalia (yang mengatur emosi) dan otak reptil (untuk fight or flight).
Pemaparan beliau dengan pendekatan sains ini memudahkan saya dalam memahami materi secara logis.

+  Ada 9 tingkatan emosi yang dipaparkan beliau, saya paparkan kurang lebih seperti ini :
+ Tingkatan emosi ini harus dilalui bertahap menuju ke atas. Pertama kali kenali dulu dimana emosi kita lalu secara bertahap melakukan teknik/cara mengelola emosi sehingga emosi kita meningkat menjadi lebih baik. Menurut dr. aisah banyak sekali kegunaannya jika kita bisa menguasai level emosi ini. Selain berguna untuk mengelola emosi diri sendiri kita juga bisa membantu orang lain untuk mengelola emosinya.

+ Teknik mengelola emosi yang pertama dipaparkan dr. aisah adalah dengan mengucap istigfar. Ternyata setelah diteliti, kalimat istighfar-lah yang dapat menghasilkan asupan oksigen paling banyak. Selain kalimat istighfar bisa pula dengan mengucap kalimat tahlil.

Cara mengelola emosi secara umum adalah dengan mengatur nafas dan bernafas dalam (deep breathing) agar asupan oksigen yang masuk lebih banyak. Mengutip dari artikel di kompas.com : "Menurut Prof. Vinod, bernapas dalam, memungkinkan pasokan oksigen ke otak, sistem saraf dan seluruh tubuh tercukupi. “Akibatnya kita menjadi tenang, bahagia, dan merasakan nikmat yang luar biasa."
Islam telah mengajarkan makhrojul huruf, sehingga jika pengucapan istighfar kita benar maka asupan oksigen kita juga terjadi dalam jumlah yang besar yang dapat disetarakan dengan bernafas dalam.

Teknik mengelola emosi yang kedua adalah dengan tersenyum selama 7 detik :) pada detik ke-8 otak akan mengeluarkan dopamine yang dapat membuat bahagia.

+ dr. Aisah memberikan 3M sebagai cara untuk mengelola emosi :
1. Mengakui emosi kita.
2. Meninta kepada Allah agar diangkat tingkatan emosi kita.
3. Meminta apa yang kita harapkan pada Allah (berdoa).

bagian selanjutnya dari video adalah penjelasan dr. Aisah Dahlan mengenai makbulnya doa yang diumpamakan beliau dengan "sinyal". 

Alhamdulillah, dengan menonton video tersebut saya mendapatkan ilmu manajemen emosi yang saya cari. Semoga panduan 2 dan jurnal yang saya buat ini dapat menjadi "makanan" bagi ulat teman-teman yang lain. 
Saya juga mendapat rekomendasi dari teman-teman sekelas untuk menambah ilmu manajemen emosi ini dari cik gu Okina Fitriani founder Enlightening Parenting. Insyaallah akan menjadi bahan belajar dan jurnal berikutnya ;) 

IPers mesti tahu quotes dari pak Dodik tentang berbagi kebahagiaan, bukan berbagi beban. Nah di video ini dr. Aisah dahlan juga sempat mengucapkan kalau laki-laki itu mengikuti perasaan perempuan. Jadi jika kita bahagia menjalani peran kita, maka suami dan anak juga turut bahagia.

Barakallahu fiik...

#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Sumber Rujukan :

1. https://muslim.or.id/6169-atasi-marahmu-gapai-ridho-rabbmu.html diakses tanggal 21 Januari 2020 pukul 11.00 WITA.
2. https://id.wikipedia.org/ diakses tanggal 21 Januari 2020 pukul 11.50 WITA.

Minggu, 12 Januari 2020

peta belajarku

Assalamualaykum warohmatullahi wabarokatuh

Akhirnya tiba di minggu terakhir kelas telur-telur bunda cekatan. Tak sabar rasanya ingin segera menetas dan menjelajahi "jungle of knowledge" dikelas baru.

Tugas terakhir ini adalah membuat mind map peta belajar. Tujuannya untuk menguatkan "strong why" serta mengatur prioritas ilmu yang ingin kita pelajari juga rentang waktu mempelajarinya.

Begini mind map versi saya :

Program saya berjudul 2020 SEHAT. Program ini mencakup :
1. Sehat Jiwa.
Sehat jiwa merupakan sebuah program untuk melatih diri saya sendiri dalam mengelola emosi serta pilihan kata ketika berucap. Strong why kenapa saya perlu program sehat jiwa adalah karena saya ingin menjadi lebih baik. For things to change, i must change first. 

2. Sehat Finansial.
Sehat finansial lebih mengarah pada pengelolaan keuangan klinik yang mandiri. Terpisah antara pengelolaan keuangan keluarga dengan keuangan usaha.

3. Masyarakat Sehat.
Program ini merupakan wujud dari bakat server saya. Saya ingin selalu upgrade dan update info seputar kesehatan agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada para pengunjung klinik.

Insyaallah inilah peta belajar yang akan saya jalani di kelas berikutnya. Semoga ilmu ini menjadi ilmu yang bermanfaat, aamiin.

Wassalamualaykum warohmatullahi wabarokatuh

#janganlupabahagia
#jurnalminggu4
#materi4
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#InstitutIbuProfesional

Minggu, 05 Januari 2020

Prioritas Belajar

Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokatuh 

Materi ketiga kelas telur-telur bunda cekatan membahas tentang ilmu sebagai penunjang keterampilan.

Pekan ini, mahasiswa diminta memetakan ilmu apa saja yang perlu dipelajari agar dapat menunjang keterampilan yang telah disebutkan sebelumnya di telur merah.
Untuk menentukannya kami diberikan lembar pengantar yang perlu diisi untuk mencari alasan "strong why" mengapa kita perlu mempelajari ilmu tersebut.

Saya pribadi ingin fokus untuk belajar mengenai pemberian "service excellent" untuk pengunjung klinik. Keputusan ini saling terhubung sejak tugas telur hijau saya. Alasan lebih lanjutnya saya tuangkan pada lembar pengantar di atas.

Sebagai permulaan, selama kurang lebih 5 bulan ini, inilah ilmu yang ingin saya pelajari agar semakin terampil :

Prioritas utama saya adalah belajar mengelola emosi dan bertutur kata yang baik. Dengan menguasai ilmu ini, saya harap dapat mengubah diri saya menjadi lebih baik dalam bersikap dan bertutur kata. Keterampilan ini dapat saya aplikasikan kepada pengunjung klinik dan juga orang terdekat saya terutama anak-anak. Harapan saya, saya dapat memberi contoh yang baik kepada anak-anak sehingga mereka juga memiliki manajemen emosi serta mampu bertutur kata yang baik.
Kemudian untuk ilmu dasar penyakit kronis serta update terkini mengenai penyakit maupun obat-obatan juga perlu saya kuasai agar mampu menjawab pertanyaan pasien sehingga obrolan bisa nyambung.
Ilmu terakhir yang ingin saya pelajari adalah mengenai manajemen delegasi. Bagaimana saya mampu mengajari pekerja klinik agar mampu menjalankan prosedur dengan atau tanpa kehadiran saya.

Sesuai dengan tagline bunda cekatan, "merdeka belajar, belajar merdeka" semua ilmu yang saya butuhkan tersebut akan saya pelajari dengan semangat merdeka. Dimana telah dijelaskan oleh bu septi merdeka belajar berarti :
1. Berkomitmen pada tujuan.
2. Mandiri pada cara.
3. Refleksi pada diri.

Semoga saya mampu terus konsisten menjalankan semangat merdeka belajar ini :)

Wassalamualaykum warohmatullahi wabarokatuh

#janganlupabahagia
#jurnalminggu3
#materi3
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#InstitutIbuProfesional