Jumat, 15 Mei 2020

mentorship week 2

Bismillahirrohmanirrohim...

Alhamdulillah diingatkan oleh mentor tentang jadwal pengumpulan jurnal kedua ini. Nyaris saja terlewat 😭

Mentorship minggu kedua diisi dengan assess your skill. Dimana mentor dan mentee saling bertukar pikiran mengenai program mentorshipnya untuk mengukur kedalaman pengetahuan awal masing-masing.

Pengalaman menjadi mentor untuk minggu ini saya berhasil video call dengan mentee saya, mba mella. Alhamdulillah bisa bertukar sapa melalui video call, sempat melihat baby barunya mb mella. Dari screening awal didapatkan hasil bahwa mb mella adalah pemula yang ingin mengenal slow jogging karena berpikir itulah olahraga yang dapat dilakukannya pasca melahirkan.

Sementara itu, pengalaman menjadi mentee berjalan dengan baik melalui messenger. Walaupun kami belum sempat video call. Namun kami merasa satu frekuensi mengenai program mentorship keuangan keluarga ini. 

Hawa liburan yang mulai merebak ternyata hampir melenakan jadwal pengumpulan jurnal saya.

Semoga bisa terus konsisten hingga minggu kedelapan nanti.

#jurnal2
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Kamis, 07 Mei 2020

Mentorship Program Kelas Kupu-Kupu

Bismillahirrohmanirrohim...

Alhamdulillah setelah sebulan menjadi kepompong akhirnya berhasil bertransformasi menjadi kupu-kupu muda. Di kelas kupu-kupu ini kami belajar sambil bermain dengan konsep mentorship yang diprakarsai oleh facebook. Program mentorship ini didesain selama 8 minggu tanpa jeda. Facebook memberikan arahan mengenai aktivitas apa saja setiap minggunya dengan jelas.

Di minggu pertama ini, seluruh mahasiswa buncek tahap kupu-kupu diminta menjadi mentor sekaligus mentee. Perjalanan membranding diri, berkenalan dengan mahasiswa lain, serta bersepakat menjadi mentor/mentee akan dituangkan kisahnya dalam jurnal pertama ini.

Hal pertama yang saya lakukan adalah mencari mentor. Setelah scroll up and down akhirnya saya memutuskan memperkuat cabang sehat finansial dari mind map saya. Kali ini saya ingin cekatan dalam bidang pengelolaan keuangan keluarga. Alhamdulillah saya mendapat mentor mba Oktalia lucky wirawan dari IP Malang. Mba Lucky yang telah 3 tahun menerapkan program pengelolaan keuangan keluarga ini bersedia membimbing saya menjadi menteenya.

Setelah posisi saya sebagai mentee aman. Saatnya saya membranding diri saya, saya menawarkan program mentorship seputar kesehatan dan olah raga (lebih spesifiknya adalah slow jogging). Ternyata bidang olah raga ini masih sepi peminat πŸ˜” saya sempat galau ketika hampir semua teman dari regional sudah memiliki mentee sementara saya belum. 

Selama masa galau tersebut saya menerima masukan dari mentor dan juga kahima regional. Dimana saya disarankan untuk membahasakan slow jogging agar lebih mudah dipahami. Sementara dari kahima menawarkan opsi untuk beralih menawarkan bidang lain yang saya kuasai.

Alhamdulillah setelah menanti beberapa hari, saya menerima messenger dari mba Mella putri widhiastuti dari IP Tangkot yang bersedia belajar slowjogging bareng saya. Kondisi mba Mella yang baru 2 minggu lalu melahirkan secara SC, sementara badannya sudah terbiasa olahraga aerobik dan yoga membuatnya ingin belajar olahraga lain yang sekiranya mampu dijalaninya sendiri di rumah.

Harapannya saya bisa mengikuti program mentorship ini secara lengkap dari pandangan seorang mentor juga mentee. Alhamdulillah... insyaallah... Minggu pertama masa berkenalan telah kami lalui... Siap menanti cerita kedua dan menjalani minggu kedua dengan senang hati 😊

#jurnalke1 
#tahapkupukupu
#buncek1 
#institutibuprofesional

Jumat, 24 April 2020

ikhlas is a key to happiness

Bismillahirrohmanirrohiim...
Alhamdulillah kelas kepompong bunda cekatan telah usai. Selebrasi telah dilakukan bersama bu septi dan pak dodik kemarin via live FB. Sekarang tinggal menunggu pengumuman apakah berhasil bertransformasi menjadi kupu-kupu cekatan setelah puasa kepompong selama 30 hari.

Jurnal terakhir di kelas kepompong ini akan menceritakan flash back perjalanan saya di kelas kepompong bunda cekatan.

Surat cinta dari bu Septi kami terima pada tanggal 19 Maret 2020. Beliau membawa kejutan dengan pola permainan yang baru di kelas kepompong ini. Kami diminta berpuasa dari hal-hal yang membuat tidak fokus serta menantang diri sendiri melakukan hal yang ingin dikuasai. Kedua hal inilah yang menjadi fokus kami selama 30 hari di kelas kepompong.

Puasa minggu pertama, saya ingin fokus mengurangi kebiasaan menonton video singkat di FB.
Puasa minggu kedua, saya mengambil tema baru yaitu puasa mager dengan tetap melanjutkan puasa video singkat fb.
Puasa minggu ketiga, selain tetap melanjutkan tema puasa sebelumnya, saya menambahkan tema puasa menuntut.
Puasa minggu keempat, semakin dekat lebaran, tersisa 4 hari puasa. Saya melatih diri agar bisa ikhlas. 

Hal yang saya sadari pertama kali saat mengedit canva perolehan badge puasa saya adalah : saya menjadi terbiasa puasa menonton video singkat fb. Itu tema pertama puasa saya dan setelah 4 minggu kebiasaan menonton video singkat ini berkurang drastis bahkan tidak menonton pun rasanya tidak apa-apa 😊 oleh karena itu saya mulai menghapus indikator less ad vid pada perolehan badge saya.
Saat wrap up jurnal puasa ini, saya menemukan quote "Secret to happiness is in 3 things : Sabr, Shukr, and ikhlas." Quote ini mengingatkan sya dengan #janganlupabahagia yang selama ini digaungkan di kelas bunda cekatan ini. Alhamdulillah sejauh ini saya masih on track 😁

Sementara dalam menjalani tantangan 30 hari kelas kepompong ini, saya mengambil cabang mind map sehat finansial, dimana saya ingin melatih diri saya agar bisa cekatan dalam berjualan. Bagi saya pribadi yang tidak memiliki bakat seller, berjualan adalah hal yang sulit dan tidak saya sukai ✌️ tapi... Semangat IPers kembali terngiang-ngiang for things to change, i must change first!!!
Oke, inilah saatnya bergerak ke zona belajar meninggalkan zona nyaman yang melenakan. Bismillah saya putuskan tantangan 30 hari saya adalah posting jualan via sosmed. Taraa... Inilah hasilnya 
bisa dilihat klo badgenya masih warna warni 😁 konsistensi masih perlu dilatih, bahkan pesan pak dodik berlatihlah sampai 90 hari agar menjadi kebiasaan.
Hal yang baik yang terjadi adalah kejujuran terhadap diri sendiri serta tahu dimana harus memperbaiki kekurangan diri sendiri. Yes! Beginilah cara kami mahasiswi Institut Ibu Profesional menghargai usaha belajar kami selama ini. Sesederhana inilah selebrasi lebaran kepompong kami namun sarat makna refleksi.

Selamat lanjut ke kelas kupu-kupu wahai teman-teman sekelas πŸ¦‹πŸ¦‹πŸ¦‹πŸ¦‹πŸ¦‹

#janganlupabahagia
#jurnalpuasa4
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional


Jumat, 17 April 2020

Puasa Menuntut

Bismillahirrohmanirrohiim...

Alhamdulillah puasa minggu ketiga telah terlewati dengan baik. Selain masih melanjutkan puasa minggu ke-1 dan ke-2 di minggu ke-3 ini ada parameter baru yaitu puasa menuntut. Fitrahnya manusia ketika ada keinginannya yang belum terpenuhi maka akan kecewa hingga wajahnya merengut ☹️ inilah puasa yang saya jalankan di minggu ketiga ini, puasa menuntut agar tak merengut πŸ˜‰

Pandemi covid-19 yang berlangsung sejak 2 Maret 2020 hingga saat ini, kurang lebih sudah 1,5 bulan anak-anak dan suami menghabiskan waktu lebih banyak di rumah membuat kami terbiasa dengan rutinitas harian baru. TrioZ mulai terbiasa mencuci pakaiannya sendiri, kami jadi lebih sering bermain dan olahraga bersama, sholat dan mengaji bersama, segala suka duka selama pandemi covid-19 kami lalui bersama berlima πŸ–️
Gesekan antar kami berlima pasti ada. Oleh karena itu, dibutuhkan sikap tidak menuntut terhadap satu sama lain. Lebih peka dan tenggang rasa menjadi modal kami selama #dirumahaja.

Mulai minggu kedua April ini pak suami memulai program "kencangkan ikat pinggang". Setelah membaca prediksi para ahli mengenai dampak pandemi ini maka kami mengambil sikap mengerem pengeluaran dan berusaha mencari penghasilan lain. Jika awal-awal libur kemarin trioZ masih difasilitasi dengan jajanan maka sekarang sudah jauh berkurang. Alhamdulillah trioZ maklum dan ikut menyukseskan program ini. 
Disinilah saya melatih diri saya dengan puasa menuntut agar tak merengut.

Tantangan 30 hari saya adalah rajin posting jualan. Memasuki minggu ke-3 diri ini diuji dengan konsistensi. Ketika terlena dengan rutinitas harian bersama, tantangan pun terlupakan sejenak sehingga harus rapel setoran ✌️

Alhamdulillah, puasa dan tantangan yang saya jalankan selama kelas kepompong bunda cekatan ini sejalan dengan program keluarga saya. Semoga saya menjadi lebih cekatan dalam hal berjualan 😁

#janganlupabahagia
#kelaskepompong
#bundacekatan
#ibuprofesional

Selasa, 07 April 2020

puasa mager πŸ˜‰

Bismillahirrohmannirrohim...
Alhamdulillah telah melewati 14 hari puasa. Di minggu kedua ini puasa saya adalah puasa malas gerak dan melanjutkan program puasa pertama yaitu puasa nonton video singkat di fb.

Sejak wabah covid-19 merebak, anak-anak libur sekolah, sosial distancing, dsb saya jadi tidak pernah lagi slow jogging di taman samarendah ataupun kompleks islamic center. Adaa aja alasan males keluar rumah utk jogging πŸ™„ bahkan app google fit sudah sering mengingatkan untuk menurunkan target harian saya 😜
Hal inilah yang melatarbelakangi puasa mager saya ✌️

Nah seminggu puasa mager, kira-kira segini pencapaian saya :
Badge excellent harusnya bisa saya dapatkan kemarin ketika gfit memberikan notice :
sayangnya sudah lewat masa puasanyaπŸ˜…
Tapi tetep dong ini achievement saya πŸ‘

Kenapa sih puasa mager? Kan gak ada hubungannya dengan challenge 30 hari posting jualan.
Sebenernya ada challenge sebelumnya dari keluarga senior kebal "from walk to 5K" harusnya di bulan April ini kami akan virtual run menyelesaikan 5K. Namun sepertinya harus tertunda kerena pandemi covid-19 ini.

Memasuki pekan ke-3 saya sudah menyiapkan program puasa baru dengan berusaha tetap melanjutkan puasa pekan 1 dan 2. Puasa pekan 1 bertujuan agar lebih fokus jualan saat bermedsos. Puasa pekan 2, saya ambil dari cabang keluarga sehat. Puasa pekan 3 ini akan saya ambil dari cabang manajemen emosi. Insyaallah setiap program puasa memiliki tujuan agar lebih cekatan di bidang yang telah dipilih. Semoga saya dapat istiqomah hingga menjadi kupu-kupu cekatan 😊

#janganlupabahagia
#kelaskepompong
#bundacekatan
#ibuprofesional

Jumat, 27 Maret 2020

puasa video singkat FB

Bismillahirrohmannirrohiim...
Mendapat tugas puasa di minggu pertama kelas kepompong ini membuat saya tertegun... Awalnya bingung kira-kira prioritas puasa saya apa ya?
Akhirnya saya memutuskan untuk puasa melihat video singkat di FB. Sangking banyaknya beredar video singkat hingga fb sendiri membuat wadah khusus untuk video-video ini. Nah selama puasa ini saya menahan diri me-klik wadah video tersebut.

Alhamdullillah selama puasa minggu pertama ini walau hasilnya masih naik turun tingkat badgenya saya merasa lebih produktif dalam bersosmed. Tidak keasyikan scroll video tapi juga menyempatkan waktu untuk posting iklan di sosmed sebagai tantangan 30 hari yang saya jalani di kelas kepompong ini.

Saatnya mempertahankan produktivitas yang ada dan menambah bekal puasa yang baru untuk pekan depan. Semoga saya bisa lebih produktif lagi.

#janganlupabahagia
#jurnalpuasamingguke-1
#materi1
#kelaskepompong
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 03 Maret 2020

Refleksi Belajarku

Bismillahirrahmannirrahim...

Memasuki pekan ketujuh kelas ulat-ulat dimana perjalanan ulat sebentar lagi akan berakhir karena hampir tiba saatnya menjadi kepompong. Di pekan ketujuh ini kami diminta untuk melakukan refleksi belajar. Sejauh manakah semangat merdeka belajar ini membawa kami menjelajahi hutan pengetahuan bersama teman-teman seperjuangan πŸ˜‰

Refleksi 1
Apakah makanan sudah sesuai dengan kebutuhan makanan pada peta belajar.
Untuk menjawab hal ini, mari kita flash back dengan peta belajar sebelumnya :
Peta belajar ini dapat disandingkan dengan data makanan yang telah saya santap selama berada di hutan pengetahuan.

Di awal kelas ulat-ulat saat masih menjelajah sendiri saya fokus pada cabang sehat jiwa, dimana secara mandiri saya mempelajari manajemen emosi melalui dakwah ibu Aisyah Dahlan dan menemukan materi tutur kata baik sesuai tuntunan Rasulullah di platform youtube.

Saat hadir kesempatan belajar bareng keluarga, saya memilih keluarga bisnis yang menurut saya mampu menghidangkan makanan utama dari cabang peta belajar saya yang berjudul sehat finansial.
Alhamdulillah, keluarga bisnis ini sangat supportif, saling sharing pengalaman dan pengetahuan, saling menguatkan...
Makanan utama maupun potluck selalu tersaji menggugah selera dan sedap ketika disantap bersama seluruh anggota keluarga.
Keluarga lainnya yang saya ikuti adalah keluarga SeniOR KeBal dimana di keluarga ini saya bisa belajar tentang herbal dan juga mendalami olah raga slow jogging yang sedang saya jalani. 
Alhamdulillah wa syukurillah... Ternyata seluruh cabang peta belajar saya sudah terpenuhi, malah saya mendapat bonus ilmu untuk cabang baru yaitu sehat diri 😊

Refleksi 2
Manakah makanan yang lebih banyak? Makanan utama atau cemilan?
Dari diagram makanan diatas dapat sy simpulkan bahwa saya telah banyak makan makanan utama dibandingkan cemilan.

Refleksi 3
Hal apakah yang membuatku bahagia? Mengapa?
Menemukan keluarga yang serasa senasib sepenanggungan 🀣 fells like i'm not perfect then i realize that nobody is perfect

Refleksi 4
Apa strategi belajar yang saya rasa berhasil?
Strategi belajar yang saya anggap berhasil adalah konsep merdeka belajar namun tetap terarah. Saya lebih nyaman ketika ada seorang yang sudah melalui knowing-being-sharing lalu diberikan panggung untuk berbicara ketimbang diberikan kesempatan semua berbicara saling menimpali 😁
Belajar dengan senior yang berilmu lebih berhasil saya serap dibandingkan harus mengikuti seluruh obrolan di grup.

Refleksi 5
Apa yang harus saya tingkatkan lagi?
Semangat untuk terus belajar dan komitmen mengikat ilmu hasil belajar tersebut.
Saya juga merasa perlu meningkatkan kapasitas agar diri ini lebih bermakna untuk kemaslahatan umat.

Ihdinasshirotol mustaqiim....

#janganlupabahagia
#jurnalminggu7
#materi7
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional