Rabu, 29 November 2017

Jurnal Komunikasi Produktif

Aha! Momen mengenai komprod ini malah mama alami setelah mendapat materi #1 komunikasi produktif.

Saat itu masih bulan syawal. Kejadiannya dini hari saat sedang sahur karena berniat ingin puasa syawal. Bapak yang sudah tunai puasa syawalnya bangun belakangan menjelang subuh. Saat bapak menuju meja makan, tak lama kemudian mama bangkit. Sebenarnya tidak ada maksud menghindari bapak tapi truly karena makannya sudah selesai jadi dibereskan ke cucian piring. Mungkin bapak sedang sensitif karena baru bangun tidur. Akhirnya mama didiemin selama 3 hari :(

Di hari ketiga akhirnya bapak cerita mengenai aksi diamnya. Setelah refleksi akhirnya mama sadar banyak kaidah komunikasi produktif yang mama langgar. Penyebab utamanya adalah pelanggaran kaidah 7-38-55. Dari sikap mama yang langsung bangkit setelah makan sementara bapak baru duduk ternyata lebih membekas daripada chit chat kami yang tidak seberapa.
Setelah itu ada juga kaidah C2C clear and clarify. Selama 3 hari diam-diaman itu mama tidak berusaha C2C dengan bapak.

Ini aha! Momen plus false celebration buat mama. Sampai sekarang pun tak terlupakan. Dari pengalaman ini mama belajar bahwa  ego bisa menjadi tantangan terbesar dalam berkomunikasi produktif dengan pasangan. Berpegang erat pada motto materi#1 i'm responsible for my communication result ternyata cukup ampuh untuk mengendalikan ego. It works in me ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar