Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh....
Alhamdulillah sudah sampai di tantangan level 11 kelas bunda sayang #2. Tantangan kali ini disajikan dalam bentuk yang berbeda dari biasanya. Kami di kelas Kalimantan dibagi menjadi 10 kelompok yang setiap kelompok harus melakukan presentasi mengenai tema di level 11 ini yaitu fitrah seksualitas. Review hasil presentasi setiap kelompok inilah yang menjadi tugas tantangan 10 hari.
Presentasi perdana ditampilkan oleh kelompok 2 yang terdiri dari mbak-mba cantik :) Erwin, Ade, Ratna, Rizki, Rizqi, Maria dengan tema Kekerasan Seksual Pada Anak (KSPA). Materi presentasi kelompok 2 dapat dilihat disini. Presentasi dibuka dengan hangat dan disambut meriah oleh teman-teman sekelas. materi presentasi sendiri diawali dengan mengutip ayat suci Al Quran Surah Ar Ruum ayat 30 yang artinya berbunyi : "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. Itulah agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya."
Selanjutnya memasuki materi yang lebih serius. Kelompok ini membahas 2 bentuk pelanggaran kesusilaan yang merupakan masalah global dimana pelaku kejahatannya sudah menembus semua strata sosial. Apakah 2 bentuk pelanggaran itu? Yakni kejahatan kesusilaan (moral offences) dan pelecehan seksual (sexual harassment). Dipaparkan pula bahwa kejahatan kesusilaan tidak muncul secara tiba-tiba tetapi dimulai pada proses pelecehan yang dianggap biasa namun bermuara pada kejahatan. Sedangkan pelecehan seks adalah penyalahgunaan hubungan perempuan dan laki-laki yang merugikan salah satu pihak, karena melecehkan berarti merendahkan martabat salah satu pihak.
Berdasar data KPAI tahun 2015, tercatat ada 21,6 juta kasus pelanggaran hak anak sepanjang tahun 2010-2014. dari jumlah ini 58% dikategorikan sebagai kejahatan seksual yang diikuti pembunuhan.
Mengapa hal ini bisa terjadi di negara kita? Karena orang tua terlewat dalam memberikan pendidikan seks dan otoritas tubuh sendiri. Karena masyarakat indonesia masih merasa tabu dalam membicarakan pendidikan seksual.
Anak seharusnya mendapatkan perlindungan dari berbagai pihak, karena inilah salah satu dari hak anak dan setiap anak berhak mendapatkan hak yang sama. Anak perlu mendapatkan pencegahan dan pengajaran dari orang dewasa terdekatnya karena anak mengembangkan ketahanan diri dari orang-orang terdekat yang mereka percaya untuk mengenali kemampuan fisik dan kekayaan emosionalnya.
Beberapa jenis kekerasan seksual pada anak baik secara fisik maupun non fisik serta beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh orang tua dapat dilihat pada video berikut klik disini.
Overall, presentasi dari teman-teman kelompok 2 ini menyadarkan saya bahwa saya harus membekali anak dengan pendidikan seks dan otoritas tubuh anak, serta mengasah kepekaan terhadap lingkungan sekitar agar lebih mampu melindungi anak-anak dari bahaya kekerasan seksual.
Semoga Allah sensntiasa melindungi keluarga kita.
Wassalamualaykum warohmatullahi wabarokatuh.
#fitrahseksualitas
#learningbyteaching
#bundasayangsesi11

Tidak ada komentar:
Posting Komentar