Senin, 14 Desember 2020

Go Far With Extra Miles

Bismillahirrohmanirrohiim... 
Pekan ini para hexagonia memasuki zona X yang bertemakan  Extra Miles. Extra miles sendiri dapat diartikan sebagai usaha lebih dari biasanya untuk mencapai tujuan. 
Materi yang disampaikan oleh founding mother secara live menampilkan kuadran usaha dan dampaknya. Disinilah ibu menjelaskan lebih lanjut tentang masing-masing kuadran dan bagaimana extra miles dapat membuat kita berpindah kuadran menjadi lebih baik. 

Secara personal, hexagonia diberikan tugas untuk memetakan setiap aktivitasnya kedalam 4 kuadran tersebut. Berikut pemetaan aktivitas pribadi saya :
Pemetaan aktivitas kedalam kuadran ini juga dilakukan bersama teman-teman co housing. Saya pribadi melakukan extra miles dengan aktivitas ini dan mencoba memantaskan diri berada di kuadran major project. 
Berikut hasil pemetaan cohousing kami :
Let's go for extra miles cohousemates 😃

Minggu, 29 November 2020

Pride and Proud as Hexagonia

Bismillahirrohmanirrohim... 
Tugas jurnal pekan ini terasa seperti deja vu 😁, karena pada ending jurnal sebelumnya saya pribadi sempat curcol tentang kelas bunda produktif yang selama ini saya ikuti. Eh ternyata pekan ini jurnalnya berisikan aliran rasa selama menjalani kelas ini. 
Berikut highlights jurnal pekan ini :
Pit stop pertama adalah tentang Passionate People. Sedari awal mendaftar kelas bunda produktif ini, kami harus menginfokan passion pribadi pada gform. Berdasar isian gform inilah tim formula menempatkan hexagonia pada cluster yang sesuai dengan passionnya. Awal mengisi gform ini saya sempat khawatir karena antara passion dan kontribusi produktif yang saya lakukan saat ini terkesan tidak searah. Namun, setelah flash back materi kelas bunda cekatan serta menengok kembali hasil talents mapping, saya yakin passion saya ada di bidang pendidikan. Meskipun sudah resign dari lembaga pendidikan formal dan sekarang bersama suami mengelola usaha di bidang kesehatan, saya menyadari bahwa momen yang membuat saya berbinar adalah ketika menjelaskan sesuatu kepada pasien, entah itu pendapat sederhana tentang suatu penyakit, menjelaskan suatu prosedur kepada pasien, dsb. Bismillah.. Saya menuliskan "edukasi pasien" sebagai passion saya. Dari materi yang disampaikan oleh ibu Septi saya baru tahu ternyata inilah yang namanya passion for bussiness. Bermula dari usaha klinik pratama yang dijalankan bersama suami ternyata saya bisa menyalurkan bahasa bakat educator saya di bidang ini. Passion ini menjadi motor penggerak saya mempelajari hal-hal baru di bidang kesehatan. 

Pit stop kedua adalah character cultivator. Disini para hexagonia diminta untuk memilih salah satu karakter yang ingin dikuatkan selama proses belajar di kelas bunda produktif ini. Disinilah saya mulai oleng karena kondisi fisik yang sedang drop. Kurang lebih selama 1 bulan kondisi fisik saya jatuh bangun. Tak lama sembuh lalu drop lagi sehingga aktivitas juga banyak terabaikan. Kawan seregional pun mulai ada yang mengundurkan diri. Oleh karena itu, saat diminta memilih karakter maka saat itu saya butuh menanamkan karakter tekad kuat agar mampu mengatasi segala tantangan selama mengikuti kelas ini. 
Saya merasa butuh perseverance untuk bersatu dengan passion yang sudah saya pilih  agar mampu menjadi grit. Pit stop ketiga tentang Habit Powered. Dari sini saya jadi tahu sekilas mengenai kekuatan yang dihasilkan dari membangun kebiasaan. Banyak hexagonia yang menyebutkan buku "Atomic Habit" Sebagai salah satu referensinya. Walaupun saya belum membaca buku ini, namun dari tulisan hexagonia plus paparan founding mother saya pun meyakini pentingnya menumbuhkan kebiasaan baik karena akan berdampak pada diri saya. Dalam konteks menjadi hexagonia produktif dan menyukseskan project cohousing saya maka saya memilih menjalankan habit membaca dan menulis. 
Pit stop keempat adalah Shining 4E. Dimana hexagonia mengategorikan segala aktivitasnya kedalam kelompok 4E (Enjoy, Easy, Excellent, Earn) 
Project cohousing saya ialah membuat guidebook perjalanan seorang perempuan dari belum menikah hingga memiliki anak usia remaja. Saya pribadi mengambil kontribusi pada bagian kehamilan dan melahirkan. Walaupun sudah pernah melalui masa ini, saya tetap harus membaca banyak referensi agar tulisan saya menjadi padat berisi. Saya pernah dikenalkan ungkapan "murid siap, guru datang" saat masa matrikulasi IIP dulu, seperti pucuk dicinta ulampun tiba ternyata ada sebuah drama korea yang sedang tayang berjudul "birthcare centre" Dengan alur cerita seorang ibu yang hamil, melahirkan, dan masa awal memiliki bayi. 
See the quotes? Sounds familiar for ipers right? 🥰

Drakor ini memang kalah pamor dengan drakor Start Up namun kontennya sangat erat dengan materi yang sedang saya tulis. Oleh karena itu saya memasukkan aktivitas menonton drakor ini kedalam my shining 4E 🥰

Setelah struggle selama kurang lebih sebulan terakhir, saya mulai menata diri, meluruskan niat, semakin membulatkan tekad agar mampu menyelesaikan project bersama cohousemate. Saya memasukkan personal goal dan memberi reward kepada diri saya sendiri agar tetap semangat melanjutkan kelas bunda produktif ini. Btw, personal goal saya adalah memberikan ebook ini kepada anak perempuan saya. Sesuai namanya ini adalah buku panduan yang bisa mendampinginya ketika masa-masa itu tiba. Inginnya seorang ibu adalah selalu mendampingi anaknya, namun bila telah tutup usia biarlah ini menjadi warisan bagi anak saya kelak. 
Akhir November yang marak dengan black friday sale membuat saya membeli hadiah kecil untuk diri saya sendiri sebagai tanda kegigihan menjadi hexagonia yang akan dikenang ☺
#HexagonCity
#Hexagonia
#ContributiontoNation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Selasa, 24 November 2020

4E activities

Bismillahirrohmanirrohim... 
Memasuki zona E pekan pertama, para hexagonia disibukkan dengan tugas membuat daftar aktivitas dan mengklasifikasikannya kedalam kategori 4E. Klasifikasi 4E sendiri diambil dari bahas bakat Talents Mapping temuan abah Rama Royani. 4E dikenal dengan Easy, Enjoy, Excellent, Earn. Setiap aktivitas sebagai hexagonia dapat diberi label 4E tersebut. 
Berikut aktivitas personal saya sebagai hexagonia :
Dan ini adalah aktivitas 4E saya bersama cohousemate hexaeducate residence jl. Erlenmeyer
Dalam 2 pekan terakhir, arus informasi di hexagon city luar biasa derasnya sehingga membuat saya semakin mabuk laut. Untuk mengantisipasi hal ini saya mengambil sikap untuk membuat prioritas informasi apa saja yang perlu saya cerna terlebih dahulu. 

Saat diri ini mulai goyah dan timbul rasa ingin menyerah, saya memutuskan untuk re-learn materi bunpro ini dari awal dan perlahan menata niat serta memperjelas tujuan. 
Insyaallah saya semakin mengasah karakter yang telah saya pilih sebelumnya yaitu tekad kuat, bahkan saya akan meningkatkannya menjadi GRIT. Pokoknya harus sampai puncak, harus lulus bunpro 😁
Sementara itu, habit semakin terasah dengan aktivitas 4E yang dijalankan selama 2 pekan ini. 

#HexagonCity

#ZonaE

#ProjectPassion

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional

Senin, 09 November 2020

New Habit

Pekan ini hexagonia diberikan waktu 2 minggu untuk mengumpulkan jurnal. Waktu selama 2 minggu ini kami gunakan untuk berdiskusi mengenai WEEL guidebook. Kami mulai dengan membreakdown materi apa saja yang ingin dihadirkan pada guidebook lalu membuat milestone sesuai pembagian tugasnya. 

Selain milestone, hexagonia juga diminta untuk memilih 1 habit yang akan diterapkan secara konsisten agar dapat menyelesaikan milestone 1 dengan sukses. Kali ini saya memilih habit membaca dan menulis. Harapan saya dengan konsisten membiasakan diri membaca dan menulis literatur saya dapat mengumpulkan bahan dan membuat outline pada materi bagian saya. 

Dengan waktu 2 pekan ini, hexagonia diberikan kesempatan untuk melaksanakan habit sekaligus mengevaluasinya. Evaluasi pembiasaan habit ini dituangkan pda self assessment form seperti berikut :
Dengan kondisi fisik saya yang up and down selama sebulan terakhir ini, namun sy masih bertekad untuk mengumpulkan jurnal dan terus berlayar ke zona berikutnya agar bis alulus kelas bunpro bersama teman-teman hexagonia 😊

#HexagonCity
#Hexagonia
#HabittoNation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Senin, 26 Oktober 2020

Hexa Character

Bismillahirrohmanirrohim... 
Materi pekan ini seputar membangun karakter, mulai dari karakter pribadi yang ingin dilatih selama kelas bunda produktif ini, karakter bersama co housing, bahkan karakter hexagon. 
Karakter ini mesti kami latih dan praktekkan agar tujuan bersama cohousemate dapat terwujud. 
Bersama warga CH7 erlenmeyer kami memetakan beberapa karakter sebagai berikut :
Booster Character
Karakter yang mempercepat laju Project Passion sampai tujuan
1. Resilience, Fokus dan Positif, yaitu memberikan perhatian penuh dan positif. 
2. Empati dan peka. 
3. Jujur, yaitu berani menyatakan apa yang sedang terjadi sesuai dengan keadaan saat itu.
4. Gigih, pantang menyerah,  memiliki tekad yang kuat, konsisten dan disiplin.
5. Managing work, kemampuan mengolah pekerjaan dengan baik. 
6. Memiliki daya lenting tinggi, fleksibel. 
7. Proaktif dan inisiatif, yaitu memulai untuk aktif dalam belajar dan komunikasi. 
8. Mandiri dan mampu bekerja sama, bisa menempatkan diri dalam tim.
9. Semangat. 
10. Well-planned dan tepat waktu. 

Delay
Hambatan yang memperlambat untuk sampai tujuan adalah kebalikan dari karakter booster yang telah disebutkan, meliputi:
1. Tidak fokus
2. Baper dan mudah mengeluhkan tantangan
3. Mudah menyerah
4. Procrastinate/menunda-nunda

Resiko
Faktor yang berpotensi menghentikan project passion.
1. Kurang kerjasama, tidak kompak
2. Mementingkan diri sendiri
3. Abai dan tidak berperan apapun dalam tim

Sedangkan untuk karakter pribadi yang ingin saya latih adalah tekad kuat. Saya bertekad agar bersungguh-sungguh menjalani setiap proses di kelas bunda produktif ini. 

#HexagonCity
#Hexagonia
#Character to Nation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Selasa, 20 Oktober 2020

Project With My Cohousemate

Bismillahirrohmanirrohim... 
Jurnal kali ini akan membahas seputar "passion". Berangkat dari "personal passion" hingga "passion to nation" Dibahas pada pekan ini. 
Personal passion dituangkan dalam bentuk passion canvas seperti ini :
Dengan bekal passion canvas inilah kami saling sharing dan brainstorming dengan teman-teman satu co housing sehingga menghasilkan project passion WEEL (Woman Empowerment and Education Laboratory). 

Co housing 7 cluster pendidikan ini terdiri dari 10 orang wanita aktif yang senang memberikan edukasi 😊 

Berikut gambaran singkat mengenai WEEL Project dari co housing 7 Erlenmeyer cluster pendidikan. 

*A. Passion*

Pemetaan Passion Co-housing Erlenmeyer
1. Akhlis ➡ Fasilitator Taman Teka-teki utk pengembangan karakter (passion for business and service)
2. Cindy ➡ Edukasi pasien (passion for service and knowladge 
3. Dyah ➡ Tutor Fisika (passion for knowledge and service)
4. Fariza ➡ Konselor Remaja ( Passion for Service )
5. Hasriani Santaria⁩ ➡ Pengelolaan Administrasi (Passion for knowledge)
6. Ita Roihanah ➡ Fasilitator Pendidikan Pemberdayaan Perempuan/Women Empowerment Education (Passion for Service and People)
7. Nani Nurhasanah⁩ ➡ Fasilitator belajar calistung dan belajar kreatif (passion for buisness and service) 
8. Sri Utami ➡ Konsultan pendidikan dan bakat (passion for knowladge and service) 
9. Yeni Arum ➡  pengembang media edukasi audio visual & visual (passion for service)
10. Tri Novia Kumalasari⁩ ➡ Konselor Laktasi (passion for Knowladge and service)

*Project Passion*
*Women Empowerment and Education Laboratory (WEEL)*


*B. Purpose*

_Mengapa Anda dipertemukan dalam 1 co-housing, mengapa  project passion ini harus ada?_ 
Hexagonia co-housing Erlenmeyer Cluster pendidikan, bergerak di bidang keilmuan yang berbeda-beda, namun tujuannya sama yaitu memberikan edukasi bagi para perempuan sehingga dapat menjalankan peran-peran dalam fase kehidupannya dengan bahagia dan berdaya. 
Kami dipertemukan untuk saling bersinergi, dan berkolaborasi serta belajar dari satu sama lain. Sehingga dapat menguatkan passion kami. 


C. Productive

_ Apa project passion ini membuat Anda produktif? Apa strong why membuat Anda produktif?_
Project passion ini membuat kami produktif. Dimulai dengan mendiskusikan canvas passion masing-masing kemudian membagi peran-peran sesuai dengan apa yang sedang digeluti dan membuat berbinar. Outputnya adalah product berupa _*guidebook Women Empowerment and Education Laboratorium*_


---------

*Nama Project*
_*Women Empowerment and Education Laboratorium*_

*Solusi Project*
Guidebook ini bisa dijadikan acuan para perempuan dalam menjalani fase-fase kehidupannya. Dimulai dari persiapan menikah, proses kehamilan, melahirkan hingga menyusui, lalu mendalami peran sebagai ibu dalam mendidik anak usia dini hingga remaja. 

*Durasi Project*
4 bulan

Masing-masing dari kami akan mengambil peran yang sesuai dengan personal passion kami sehingga kami akan lebih bahagia dalam menghasilkan guidebook ini.

#HexagonCity
#Hexagonia
#ProjectPassion
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Minggu, 27 September 2020

welcome to my hexouse

Bismilahirrohmanirrohim... 
Alhamdulillah tak terasa diri ini sudah memasuki kelas bunda produktif. Awal membuat blog ini saat memasuki kelas bunda sayang namun ternyata masih betah menggunakan blog ini sebagai platform pengumpulan tugas sampai sekarang di kelas bunprod ini. 

Kelas Bunda Produktif ini dijalankan dengan konsep gamifikasi Hexagon City. Seluruh siswi kelas bunprod ini dikenal dengan nama Hexagonia yang masing-masing memiliki Hexa House... haaa... menarik kan... kuliah sambil bermain :)

Pekan pertama ini diisi dengan pekenalan dan proses mambangun hexa house. Saya adalah Cindy Kartika Sari, Hexagonia asal Samarinda. Saat ini Saya ada di Hexa Cluster Pendidikan, Hexa Co Housing 7, Hexa House no. 5. Tetangga Saya di hexa co housing 7 berasal dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Hmmm... menarik sekali keragaman di co housing 7 ini. Tak sabar ingin segera kenal lebih dekat dengan mereka semua.

Selain perkenalan, kami juga diminta untuk membuat desain Personal Hexa House. Kali ini Saya akan menjelaskan tentang desain Hexouse saya.


 
Hexouse Saya adalah semacam wadah berkumpul... seperti co working space namun family friendly :)
di dalamnya ada space untuk berkumpul untuk orang dewasa, play room untuk anak-anak, dapur sebagai pusat logistik perut :D, gym room untuk berolah raga, dan prayer room untuk memudahkan sholat berjamaah, toile plus kamar mandi serta tak lupa taman dan space hidroponik sebagai pelengkapnya ;)

Let's do room tour ;)

1. Central Room

Sumber : muchroomthailand.com

Disini kita semua bisa beraktivitas mengerjakan pekerjaan masing-masing, berdiskusi dan tukar pendapat, hingga presentasi. Ruangan ini juga dilengkapi koleksi buku-buku menarik dan menginspirasi.

2. Play Room
Sumber : bostonglobe.com

Ketika para Ibu berkumpul, mesti diikuti oleh anak. Hexouse saya menyediakan playroom anak agar para ibu bisa leluasa berkumpul, berdiskusi, dan berbagi bersama para ibu lain dengan tetap memprioritaskan anak-anaknya.

3. Dapur

Sumber : fabelio.com

Tak dapat dipungkiri ruangan ini pasti ada di setiap rumah :D Baik orang dewasa maupun anak-anak akan membutuhkan asupan makanan, cemilan, minuman, dsb. Disinilah wadah untuk menemukan segala kebutuhan logistik perut.

4. Prayer room

Sumber : 99.co

Ruang yang dibutuhkan selanjutnya adalah musholla. Ruangan ini didesain dengan nyaman dan homey agar siapa saja betah dan senang beribadah didalamnya. Kegiatan apapun yang sedang dilaksanakan di hexouse ketika masuk waktu sholat maka kegiatan itu akan dihentikan sejenak untuk memberikan kesempatan beribadah.

5. Toilet & Kamar mandi
Hexouse saya menyediakan toilet & kamar mandi luar yang dapat diakses oleh seluruh tamu dan ada satu toilet & kamar mandi dalam yang hanya bisa diakses oleh anggota keluarga.

Sumber : home-designing.com


6. Private Family Room

 Sumber : 99.co

Private family room di hexouse saya terletak pada satu bagian yang terhubung dengan play room anak dan didalamnya terdapat kamar mandi & toilet untuk memudahkan anak-anak mengaksesnya.

7. Gym room
Sumber : myhomedecomag.com

Karena keluarga saya fokus pada bidang pendidikan dan kesehatan maka ruangan ini mesti diadakan agar anggota keluarga dapat berolahraga dengan nyaman. Bagi saya pribadi jauh lebih nyaman berolah raga indoor apalagi di rumah sendiri daripada mesti ke Sanggar senam atau gym di luar sana. Sementara untuk olah raga outdoor keluarga kami memilih slow jogging dan bersepeda.

Seperti itulah kira-kira kondisi hexouse saya. Saat ini ingin sekali mengadakan acara perdana mengundang tetangga co housing 7 untuk ngobrol bareng, main bareng dan aktivitas bareng :)

Senin, 06 Juli 2020

a thank you to mentorship program

Bismillah...
Pada pekan ke-7 ini, bu Septi memberikan kami kesempatan untuk mengapresiasi kemajuan yang ada dengan melakukan evaluasi seperti apa aku 2 bulan yang lalu dan seperti apa aku yang sekarang. Apresiasi terhadap kemajuan yang terjadi membuat kita lebih fokus dan membangun momentum dalam diri sendiri.

Saya pada waktu 2 bulan lalu masih males-malesan 😔 ya males gerak dan males disiplin dalam hal pengelolaan keuangan, masih self oriented.
Saya yang sekarang lebih senang berolahraga, bonusnya BB turun 3 kg dalam 2 bulan ini 😉
Pelan-pelan saya mulai belajar cara mengelola keuangan baik itu keuangan usaha maupun keuangan keluarga dan bagaimana agar keduanya tidak tercampur. Mulai mencatat setiap pengeluaran dan menerapkan ilmu dari mentor tentang simplycity.

Pekan ini kami diberikan kesempatan untuk mengucapkan #terimakasihmentor dan #terimakasihmentee atas kebersamaannya dalam program mentorship ini.

Saya yang selama ini merasa peer mentoring dengan mba mella mendapatkan ucapan thank you seperti itu jadi terharu 😘 betapa selama 2 bulan kebersamaan dalam mentorship program ini memberikan makna bagi kami.

Sementara itu, mb lucky selaku mentor saya ternyata membuat catatan kecil tentang perkembangan saya. Alhamdulillah punya mentor yang perhatian dan selalu menyemangati 😊

Alhamdulillah... Kelas bunda cekatan tahap kupu-kupu ini tinggal 1 pekan lagi. Semoga saya bisa menjadi kupu-kupu yang mampu terbang dengan baik.

#jurnal7
#tahapkupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional

Selasa, 30 Juni 2020

kesuksesan kecil

Bismillah...
Pekan ke-6 ini bu Septi mengingatkan kembali tentang makna "hari ini harus lebih baik dari hari kemarin" maka kami para mahasiswa buncek diberikan template jurnal harian untuk mencatat kesuksesan kami setiap hari selama sepekan.
Dari jurnal harian ini saya jadi menyadari bahwa ada hal-hal yang sekecil apapun patut untuk disyukuri. Bahkan di saat pekan ini saya merasa sangat tidak maksimal sehingga ingin bolos setor jurnal, kehadiran mentor memberi sentuhan kalbu untuk meluruskan niat lillahi ta'ala. Nikmatnya memiliki saudara ideologis itu ya di saat-saat begini saling menguatkan 😍

Dari diskusi dengan mentor saya menyimpulkan bahwa progress saya cenderung lambat dan saya akan membutuhkan waktu lebih lama daripada yang disediakan kelas kupu-kupu ini. Namun mentor saya tak henti-henti menyemangati agar meluruskan niat yang mampu membangkitkan semangat.

Sementara itu, hubungan saya dengan mentee mengalami peningkatan yang intens di pekan ini. Saya cukup salut melihat progress mentee saya. She did very good in her condition 👍
Berhubungan dengannya terasa lebih seperti peer mentoring rather than i'm the mentor 😄✌️
Semangatnya dalam berolahraga menulari saya untuk ikut bergerak dan bonusnya saya bisa turun bb sampai 3 kg dalam bulan ini 😉

#jurnal6
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional




Senin, 22 Juni 2020

My Celebration

Bismillah...
Pekan kelima ini kami mendapat tugas baru, yaitu merayakan false celebration dan feedback 360°.

Untuk pekan ini, saya merasa belum maksimal menggali feedback dari mentor. Kami hanya sempat berdiskusi via telepon sebentar saja.
Masih banyak catatan pengelolaan keuangan yang perlu saya benahi dan saya ingin belajar tips untuk bisa saving.

Sementara itu mentorship program yang saya mentori mulai terlihat kemajuannya dalam hal mengetahui teknik-teknik slow jogging. Untuk praktek slowjog-nya sendiri masih belum teratur mengingat kondisi dan situasi mentee saya yg pasca SC. Disinilah kami saling menyemangati agak tetap semangat belajar dna mempraktekkannya.

#jurnal5
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional

Selasa, 16 Juni 2020

check in mentorship

It's check in time!!!

Check in bagaikan proses refleksi diri sebagai mentor maupun mentee terhadap program mentorship yang sedang dijalani ini.

Saya menerima beberapa pertanyaan dari mentee saya, dan saya pun memberikan beberapa pertanyaan kepadanya. Inilah cara yang menurut kami nyaman dan memudahkan kami berdua untuk melakukan proses check ini ini. Insyaallah program mentorship kami yang bertemakan slow jogging ini masih on track dengan keinginan kami mewujudkan diri dan keluarga yang sehat 😊

Sementara itu, proses check ini bersama mentor saya dilalui via telepon whatsapp. Beliau lebih nyaman dengan telepon atau video call daripada text wa/ chat messenger dna hal ini todka menjadi masalah untuk saya. Kami melakukan revisi jadwal diskusi agar tidak mepet waktu mengerjakan jurnalnya. Selain itu kami juga bertukar pengalaman apa yang sudah dilakukan dan apa yang bisa dilakukan lebih baik lagi.

Refleksi saya pribadi selama menjalankan mentorship program kelas bunda cekatan ini saya menjadi lebih tertarik dan intens mempelajari tentang menjaga kesehatan diri dan mengelola keuangan keluarga. 

Alhamdulillah dengan adanya mentor membuat saya seperti memiliki tempat untuk mengadu 😄 dan mentor saya yang baik ini tidak pernah menjustifikasi kesalahan saya, ia akan balik mendongengi saya tentang "sate super" pengalamannya yang kurang lebih sama dengan saya sekarang dan berhasil dilaluinya dengan baik. Setelah melakukan check in kami merasa satu frekuensi dan menguatkan saya bahwa saya on track 😊

#jurnal4
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional


Senin, 08 Juni 2020

Mentorship Goals

Bismillahirrohmanirrohim...
Setelah libur panjang idul fitri 1441 H selama kurang lebih 2 minggu, akhirnya bisa merasakan kembali kebersamaan menuntut ilmu dengan teman-teman di kelas buncek ini. Materi minggu ketiga ini membahas tentang goals dari program mentorship, lebih tepatnya tentang tujuan dan rencana seorang mentee.

Bu Septi mendongengkan 3 langkah yang perlu dijalankan di minggu ini, yaitu :

1. Menyusun kembali skala prioritas dengan melihat kembali mind map yang telah dibuat di kelas telur-telur. Dari mindmap, saya memberi prioritas utama pada cabang sehat finansial dengan sub cabang keuangan keluarga.

2. Menyusun tujuan. Dengan melihat skala prioritas, cukup mengambil 1 bidang yang ingin ditekuni sampai cekatan. Saya pribadi telah memilih manajemen keuangan keluarga sebagai bidang yang ingin saya tekuni bersama mentor saya.

3. "Tujuan tanpa rencana tidak akan menjadi hal nyata". Inilah saatnya menjabarkan rencana aksi kita 😊 Action plan yang dibuat oleh dan untuk diri sendiri itu memang asyik dan melenakan 🤭 kita yang membuat rencana aksi, kita pula yang menentukan tenggat waktunya. Disinilah peran mentor sangat diperlukan sebagai orang luar yang melihat dari sudut pandang lain, berdiskusi asyik, serta memberikan umpan balik.

Setelah berdiskusi dengan mentor. Saya jadi tahu harus memulai dari mana. Penjelasan mentor saya jelas dan terarah sehingga memudahkan saya dalam memahami alur program mentorship ini.

Sementara itu, hasil diskusi saya bersama mentee juga berlangsung dengan baik. Mentee mulai tertarik mempelajari lebih dalam lagi seputar teknik-teknik slow jogging serta mulai mempraktekkannya di rumah. Insyaallah peran saya sebagai mentor disini juga sebagai partner belajar mb mella 😊

#jurnal3
#tahapkupu-kupu
#bundacekatan
#ibuprofesional


Jumat, 15 Mei 2020

mentorship week 2

Bismillahirrohmanirrohim...

Alhamdulillah diingatkan oleh mentor tentang jadwal pengumpulan jurnal kedua ini. Nyaris saja terlewat 😭

Mentorship minggu kedua diisi dengan assess your skill. Dimana mentor dan mentee saling bertukar pikiran mengenai program mentorshipnya untuk mengukur kedalaman pengetahuan awal masing-masing.

Pengalaman menjadi mentor untuk minggu ini saya berhasil video call dengan mentee saya, mba mella. Alhamdulillah bisa bertukar sapa melalui video call, sempat melihat baby barunya mb mella. Dari screening awal didapatkan hasil bahwa mb mella adalah pemula yang ingin mengenal slow jogging karena berpikir itulah olahraga yang dapat dilakukannya pasca melahirkan.

Sementara itu, pengalaman menjadi mentee berjalan dengan baik melalui messenger. Walaupun kami belum sempat video call. Namun kami merasa satu frekuensi mengenai program mentorship keuangan keluarga ini. 

Hawa liburan yang mulai merebak ternyata hampir melenakan jadwal pengumpulan jurnal saya.

Semoga bisa terus konsisten hingga minggu kedelapan nanti.

#jurnal2
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Kamis, 07 Mei 2020

Mentorship Program Kelas Kupu-Kupu

Bismillahirrohmanirrohim...

Alhamdulillah setelah sebulan menjadi kepompong akhirnya berhasil bertransformasi menjadi kupu-kupu muda. Di kelas kupu-kupu ini kami belajar sambil bermain dengan konsep mentorship yang diprakarsai oleh facebook. Program mentorship ini didesain selama 8 minggu tanpa jeda. Facebook memberikan arahan mengenai aktivitas apa saja setiap minggunya dengan jelas.

Di minggu pertama ini, seluruh mahasiswa buncek tahap kupu-kupu diminta menjadi mentor sekaligus mentee. Perjalanan membranding diri, berkenalan dengan mahasiswa lain, serta bersepakat menjadi mentor/mentee akan dituangkan kisahnya dalam jurnal pertama ini.

Hal pertama yang saya lakukan adalah mencari mentor. Setelah scroll up and down akhirnya saya memutuskan memperkuat cabang sehat finansial dari mind map saya. Kali ini saya ingin cekatan dalam bidang pengelolaan keuangan keluarga. Alhamdulillah saya mendapat mentor mba Oktalia lucky wirawan dari IP Malang. Mba Lucky yang telah 3 tahun menerapkan program pengelolaan keuangan keluarga ini bersedia membimbing saya menjadi menteenya.

Setelah posisi saya sebagai mentee aman. Saatnya saya membranding diri saya, saya menawarkan program mentorship seputar kesehatan dan olah raga (lebih spesifiknya adalah slow jogging). Ternyata bidang olah raga ini masih sepi peminat 😔 saya sempat galau ketika hampir semua teman dari regional sudah memiliki mentee sementara saya belum. 

Selama masa galau tersebut saya menerima masukan dari mentor dan juga kahima regional. Dimana saya disarankan untuk membahasakan slow jogging agar lebih mudah dipahami. Sementara dari kahima menawarkan opsi untuk beralih menawarkan bidang lain yang saya kuasai.

Alhamdulillah setelah menanti beberapa hari, saya menerima messenger dari mba Mella putri widhiastuti dari IP Tangkot yang bersedia belajar slowjogging bareng saya. Kondisi mba Mella yang baru 2 minggu lalu melahirkan secara SC, sementara badannya sudah terbiasa olahraga aerobik dan yoga membuatnya ingin belajar olahraga lain yang sekiranya mampu dijalaninya sendiri di rumah.

Harapannya saya bisa mengikuti program mentorship ini secara lengkap dari pandangan seorang mentor juga mentee. Alhamdulillah... insyaallah... Minggu pertama masa berkenalan telah kami lalui... Siap menanti cerita kedua dan menjalani minggu kedua dengan senang hati 😊

#jurnalke1 
#tahapkupukupu
#buncek1 
#institutibuprofesional

Jumat, 24 April 2020

ikhlas is a key to happiness

Bismillahirrohmanirrohiim...
Alhamdulillah kelas kepompong bunda cekatan telah usai. Selebrasi telah dilakukan bersama bu septi dan pak dodik kemarin via live FB. Sekarang tinggal menunggu pengumuman apakah berhasil bertransformasi menjadi kupu-kupu cekatan setelah puasa kepompong selama 30 hari.

Jurnal terakhir di kelas kepompong ini akan menceritakan flash back perjalanan saya di kelas kepompong bunda cekatan.

Surat cinta dari bu Septi kami terima pada tanggal 19 Maret 2020. Beliau membawa kejutan dengan pola permainan yang baru di kelas kepompong ini. Kami diminta berpuasa dari hal-hal yang membuat tidak fokus serta menantang diri sendiri melakukan hal yang ingin dikuasai. Kedua hal inilah yang menjadi fokus kami selama 30 hari di kelas kepompong.

Puasa minggu pertama, saya ingin fokus mengurangi kebiasaan menonton video singkat di FB.
Puasa minggu kedua, saya mengambil tema baru yaitu puasa mager dengan tetap melanjutkan puasa video singkat fb.
Puasa minggu ketiga, selain tetap melanjutkan tema puasa sebelumnya, saya menambahkan tema puasa menuntut.
Puasa minggu keempat, semakin dekat lebaran, tersisa 4 hari puasa. Saya melatih diri agar bisa ikhlas. 

Hal yang saya sadari pertama kali saat mengedit canva perolehan badge puasa saya adalah : saya menjadi terbiasa puasa menonton video singkat fb. Itu tema pertama puasa saya dan setelah 4 minggu kebiasaan menonton video singkat ini berkurang drastis bahkan tidak menonton pun rasanya tidak apa-apa 😊 oleh karena itu saya mulai menghapus indikator less ad vid pada perolehan badge saya.
Saat wrap up jurnal puasa ini, saya menemukan quote "Secret to happiness is in 3 things : Sabr, Shukr, and ikhlas." Quote ini mengingatkan sya dengan #janganlupabahagia yang selama ini digaungkan di kelas bunda cekatan ini. Alhamdulillah sejauh ini saya masih on track 😁

Sementara dalam menjalani tantangan 30 hari kelas kepompong ini, saya mengambil cabang mind map sehat finansial, dimana saya ingin melatih diri saya agar bisa cekatan dalam berjualan. Bagi saya pribadi yang tidak memiliki bakat seller, berjualan adalah hal yang sulit dan tidak saya sukai ✌️ tapi... Semangat IPers kembali terngiang-ngiang for things to change, i must change first!!!
Oke, inilah saatnya bergerak ke zona belajar meninggalkan zona nyaman yang melenakan. Bismillah saya putuskan tantangan 30 hari saya adalah posting jualan via sosmed. Taraa... Inilah hasilnya 
bisa dilihat klo badgenya masih warna warni 😁 konsistensi masih perlu dilatih, bahkan pesan pak dodik berlatihlah sampai 90 hari agar menjadi kebiasaan.
Hal yang baik yang terjadi adalah kejujuran terhadap diri sendiri serta tahu dimana harus memperbaiki kekurangan diri sendiri. Yes! Beginilah cara kami mahasiswi Institut Ibu Profesional menghargai usaha belajar kami selama ini. Sesederhana inilah selebrasi lebaran kepompong kami namun sarat makna refleksi.

Selamat lanjut ke kelas kupu-kupu wahai teman-teman sekelas 🦋🦋🦋🦋🦋

#janganlupabahagia
#jurnalpuasa4
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional


Jumat, 17 April 2020

Puasa Menuntut

Bismillahirrohmanirrohiim...

Alhamdulillah puasa minggu ketiga telah terlewati dengan baik. Selain masih melanjutkan puasa minggu ke-1 dan ke-2 di minggu ke-3 ini ada parameter baru yaitu puasa menuntut. Fitrahnya manusia ketika ada keinginannya yang belum terpenuhi maka akan kecewa hingga wajahnya merengut ☹️ inilah puasa yang saya jalankan di minggu ketiga ini, puasa menuntut agar tak merengut 😉

Pandemi covid-19 yang berlangsung sejak 2 Maret 2020 hingga saat ini, kurang lebih sudah 1,5 bulan anak-anak dan suami menghabiskan waktu lebih banyak di rumah membuat kami terbiasa dengan rutinitas harian baru. TrioZ mulai terbiasa mencuci pakaiannya sendiri, kami jadi lebih sering bermain dan olahraga bersama, sholat dan mengaji bersama, segala suka duka selama pandemi covid-19 kami lalui bersama berlima 🖐️
Gesekan antar kami berlima pasti ada. Oleh karena itu, dibutuhkan sikap tidak menuntut terhadap satu sama lain. Lebih peka dan tenggang rasa menjadi modal kami selama #dirumahaja.

Mulai minggu kedua April ini pak suami memulai program "kencangkan ikat pinggang". Setelah membaca prediksi para ahli mengenai dampak pandemi ini maka kami mengambil sikap mengerem pengeluaran dan berusaha mencari penghasilan lain. Jika awal-awal libur kemarin trioZ masih difasilitasi dengan jajanan maka sekarang sudah jauh berkurang. Alhamdulillah trioZ maklum dan ikut menyukseskan program ini. 
Disinilah saya melatih diri saya dengan puasa menuntut agar tak merengut.

Tantangan 30 hari saya adalah rajin posting jualan. Memasuki minggu ke-3 diri ini diuji dengan konsistensi. Ketika terlena dengan rutinitas harian bersama, tantangan pun terlupakan sejenak sehingga harus rapel setoran ✌️

Alhamdulillah, puasa dan tantangan yang saya jalankan selama kelas kepompong bunda cekatan ini sejalan dengan program keluarga saya. Semoga saya menjadi lebih cekatan dalam hal berjualan 😁

#janganlupabahagia
#kelaskepompong
#bundacekatan
#ibuprofesional

Selasa, 07 April 2020

puasa mager 😉

Bismillahirrohmannirrohim...
Alhamdulillah telah melewati 14 hari puasa. Di minggu kedua ini puasa saya adalah puasa malas gerak dan melanjutkan program puasa pertama yaitu puasa nonton video singkat di fb.

Sejak wabah covid-19 merebak, anak-anak libur sekolah, sosial distancing, dsb saya jadi tidak pernah lagi slow jogging di taman samarendah ataupun kompleks islamic center. Adaa aja alasan males keluar rumah utk jogging 🙄 bahkan app google fit sudah sering mengingatkan untuk menurunkan target harian saya 😜
Hal inilah yang melatarbelakangi puasa mager saya ✌️

Nah seminggu puasa mager, kira-kira segini pencapaian saya :
Badge excellent harusnya bisa saya dapatkan kemarin ketika gfit memberikan notice :
sayangnya sudah lewat masa puasanya😅
Tapi tetep dong ini achievement saya 👍

Kenapa sih puasa mager? Kan gak ada hubungannya dengan challenge 30 hari posting jualan.
Sebenernya ada challenge sebelumnya dari keluarga senior kebal "from walk to 5K" harusnya di bulan April ini kami akan virtual run menyelesaikan 5K. Namun sepertinya harus tertunda kerena pandemi covid-19 ini.

Memasuki pekan ke-3 saya sudah menyiapkan program puasa baru dengan berusaha tetap melanjutkan puasa pekan 1 dan 2. Puasa pekan 1 bertujuan agar lebih fokus jualan saat bermedsos. Puasa pekan 2, saya ambil dari cabang keluarga sehat. Puasa pekan 3 ini akan saya ambil dari cabang manajemen emosi. Insyaallah setiap program puasa memiliki tujuan agar lebih cekatan di bidang yang telah dipilih. Semoga saya dapat istiqomah hingga menjadi kupu-kupu cekatan 😊

#janganlupabahagia
#kelaskepompong
#bundacekatan
#ibuprofesional

Jumat, 27 Maret 2020

puasa video singkat FB

Bismillahirrohmannirrohiim...
Mendapat tugas puasa di minggu pertama kelas kepompong ini membuat saya tertegun... Awalnya bingung kira-kira prioritas puasa saya apa ya?
Akhirnya saya memutuskan untuk puasa melihat video singkat di FB. Sangking banyaknya beredar video singkat hingga fb sendiri membuat wadah khusus untuk video-video ini. Nah selama puasa ini saya menahan diri me-klik wadah video tersebut.

Alhamdullillah selama puasa minggu pertama ini walau hasilnya masih naik turun tingkat badgenya saya merasa lebih produktif dalam bersosmed. Tidak keasyikan scroll video tapi juga menyempatkan waktu untuk posting iklan di sosmed sebagai tantangan 30 hari yang saya jalani di kelas kepompong ini.

Saatnya mempertahankan produktivitas yang ada dan menambah bekal puasa yang baru untuk pekan depan. Semoga saya bisa lebih produktif lagi.

#janganlupabahagia
#jurnalpuasamingguke-1
#materi1
#kelaskepompong
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 03 Maret 2020

Refleksi Belajarku

Bismillahirrahmannirrahim...

Memasuki pekan ketujuh kelas ulat-ulat dimana perjalanan ulat sebentar lagi akan berakhir karena hampir tiba saatnya menjadi kepompong. Di pekan ketujuh ini kami diminta untuk melakukan refleksi belajar. Sejauh manakah semangat merdeka belajar ini membawa kami menjelajahi hutan pengetahuan bersama teman-teman seperjuangan 😉

Refleksi 1
Apakah makanan sudah sesuai dengan kebutuhan makanan pada peta belajar.
Untuk menjawab hal ini, mari kita flash back dengan peta belajar sebelumnya :
Peta belajar ini dapat disandingkan dengan data makanan yang telah saya santap selama berada di hutan pengetahuan.

Di awal kelas ulat-ulat saat masih menjelajah sendiri saya fokus pada cabang sehat jiwa, dimana secara mandiri saya mempelajari manajemen emosi melalui dakwah ibu Aisyah Dahlan dan menemukan materi tutur kata baik sesuai tuntunan Rasulullah di platform youtube.

Saat hadir kesempatan belajar bareng keluarga, saya memilih keluarga bisnis yang menurut saya mampu menghidangkan makanan utama dari cabang peta belajar saya yang berjudul sehat finansial.
Alhamdulillah, keluarga bisnis ini sangat supportif, saling sharing pengalaman dan pengetahuan, saling menguatkan...
Makanan utama maupun potluck selalu tersaji menggugah selera dan sedap ketika disantap bersama seluruh anggota keluarga.
Keluarga lainnya yang saya ikuti adalah keluarga SeniOR KeBal dimana di keluarga ini saya bisa belajar tentang herbal dan juga mendalami olah raga slow jogging yang sedang saya jalani. 
Alhamdulillah wa syukurillah... Ternyata seluruh cabang peta belajar saya sudah terpenuhi, malah saya mendapat bonus ilmu untuk cabang baru yaitu sehat diri 😊

Refleksi 2
Manakah makanan yang lebih banyak? Makanan utama atau cemilan?
Dari diagram makanan diatas dapat sy simpulkan bahwa saya telah banyak makan makanan utama dibandingkan cemilan.

Refleksi 3
Hal apakah yang membuatku bahagia? Mengapa?
Menemukan keluarga yang serasa senasib sepenanggungan 🤣 fells like i'm not perfect then i realize that nobody is perfect

Refleksi 4
Apa strategi belajar yang saya rasa berhasil?
Strategi belajar yang saya anggap berhasil adalah konsep merdeka belajar namun tetap terarah. Saya lebih nyaman ketika ada seorang yang sudah melalui knowing-being-sharing lalu diberikan panggung untuk berbicara ketimbang diberikan kesempatan semua berbicara saling menimpali 😁
Belajar dengan senior yang berilmu lebih berhasil saya serap dibandingkan harus mengikuti seluruh obrolan di grup.

Refleksi 5
Apa yang harus saya tingkatkan lagi?
Semangat untuk terus belajar dan komitmen mengikat ilmu hasil belajar tersebut.
Saya juga merasa perlu meningkatkan kapasitas agar diri ini lebih bermakna untuk kemaslahatan umat.

Ihdinasshirotol mustaqiim....

#janganlupabahagia
#jurnalminggu7
#materi7
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Minggu, 23 Februari 2020

Especially For YOU

Bismillahirrohmanirrohim...

Memasuki pekan ke-6 kelas ulat-ulat bunda cekatan 1. Kali ini kami disediakan momen untuk berbagi ke sesama mahasiswa bunda cekatan.


Alhamdulillah misi untuk berbagi hadiah kepada minimal 3 orang telah terlaksana. Respon yang saya dapati bermacam-macam. Ada yang menerima dan mengucapkan terima kasih, adapula yang langsung membalas dengan memberikan hadiah lain.

Pekan ini juga saya berkesempatan berbagi hadiah dengan teman-teman di himpunan mahasiswa samkabar (HIMA SAMKABAR) melalui program sharing session. Pada kesempatan ini saya berbagi makanan kesukaan saya yaitu tentang masyarakat sehat. Secara spesifik memuat informasi seputar diabetes mellitus dan hipertensi juga salah satu cara mencegahnya yaitu olah raga slow jogging. Alhamdulillah makanan ini dapat dinikmati bersama-sama. Semoga dengan sedikit pengetahuan yang ada dapat mengubah pandangan akan pola hidup sehingga dapat tercipta masyarakat sehat.



Selain menambah pengetahuan baru dari hadiah yang diberikan. Kali ini saya juga belajar mengenai berbagi hadiah ini.

Disadur dari rumaysho.com ada 21 faedah tentang hadiah. Beberapa yang menjadi catatan penting untuk saya antara lain :
1. Jangan mengungkit-ungkit hadiah yang telah diberikan.
2. Hendaklah hadiah itu diterima, jangan ditolak. 
3. Terimalah hadiah dan berusaha membalasnya.
4. Hendaknya membalas hadiah, kalau tidak bisa, maka hendaknya mendoakan orang yang memberi.

Ternyata dibalik hadiah kecil ini menyimpan makna yang begitu besar. Semoga ukhuwah dengan teman-teman bunda cekatan dapat terjalin erat baik di dunia maya hingga dunia nyata 😊

Sumber :
1. https://rumaysho.com/15422-21-faedah-tentang-hadiah.html diakses tanggal 24.02.2020 pukul 12.31 WITA.
2. https://kesbangpol.riau.go.id/media.php?p=detail_artikel&id=288 diakses tabggal 24.02.2020 pukul 12.33 WITA.

#janganlupabahagia
#jurnalminggu6
#materi6
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Minggu, 16 Februari 2020

Kelas Favorit Temanku

Bismillahirrohmanirrohim...
Di minggu ke-5 ini kami ditemani kak Peni melakukan camping bersama 1.726 kawan di kelas ulat-ulat bunda cekatan ini.
Dari ribuan kawan camping, hingga jurnal ini dibuat saya baru berkenalan dengan 50 kawan. Ternyata masih banyak kawan-kawan lain yang belum saya ajak kenalan.

Dari 50 kawan baru, ada 5 kawan yang saya anggap menarik sehingga saya berikan alasan kelas favoritnya di template yang dibagikan oleh kak Peni.

Sementara itu, data kelas favorit 50 kawan tersebut saya tuangkan dalam chart sebagai berikut :

Ternyata keluarga favorit dari 50 kawan tersebut adalah keluarga Manajemen Waktu, kemudian keluarga Manajemen Emosi, dan diikuti keluarga Parenting.

Ribuan kawan camping ini tergabung dalam 39 keluarga tempat kawan-kawan ini belajar mencari ilmu agar lebih cekatan di bidangnya. Dari 50 kawan baru saya baru mendapatkan cerita tentang 26 keluarga. Semoga sebelum camping ini usai saya bisa mendapat kawan lebih banyak dan mendengar kisah keluarga baru yang belum saya dapatkan datanya.
Semangaaat 😆

#janganlupabahagia
#jurnalminggu5
#materi5
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Minggu, 09 Februari 2020

Sharing Ilmu di Keluarga Bisnis

Bismillah...
Keluarga bisnis & enterpreneur memiliki jadwal sharing yang cukup padat. Dalam pekan ke-4 ini ada 5 ilmu bisnis yang telah disampaikan oleh teman-teman yang pernah mengalaminya.

Ilmu "Pembukuan keuangan UKM" disampaikan oleh mba Naila dengan membagikan tulisan beliau dari blog pribadi. Kebetulan pekan ini saya juga mengikuti kulwap IP Bontara dengan tema serupa dengan beliau sebagai narasumbernya.

Ilmu "Motivasi bisnis dan Mau bisnis apa" disampaikan oleh mba Mustika Amalia Wardaty dari IP Salatiga.

Ilmu "Couplepreneur" disampaikan oleh mba Nina dari IP Depok.

Ilmu Digital Marketing disampaikan oleh mba Mega Geo Tirta dari IP Bekasi. Disini dikupas berbagai media sebagai sarana berjualan.

Ilmu "Mengelola Reseller" disampaikan oleh mba Nimaz hanna. Disini disampaikan 9 jurus mengelola reseller 😉

Untuk pekan ini, saya masih merasa kenyang di keluarga ini. Untuk pekan depan sepertinya saya ingin mencoba menambah keluarga baru ☺️
Semangaat belajaar...


#janganlupabahagia
#jurnalminggu4
#materi4
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Senin, 03 Februari 2020

Wormpreneur Family

Bismillah...
Minggu ketiga di kelas ulat.
Setelah keluar gua, akhirnya kami bisa bertemu dengan keluarga baru.
Keluarga baru saya ada di platform whatsapp dengan nama keluarga bisnis.

Awalnya saya pribadi galau antara mau join keluarga bisnis atau finansial??? Dan karena link yang tersedia duluan adalah link keluarga bisnis jadilah saya join duluan di keluarga bisnis. Kepala keluarga bisnis adalah mb Ismi Novianti.
Hari Sabtu kami masuk wag dan mulai chit chat perkenalan. Hari minggu semakin banyak lagi keluarga yang baru bergabung.

Personel dari Kaltim totalnya ada 4. Samkabar diwakili oleh saya. Balikpapan raya diwakili oleh mb liya. Bontara diwakili oleh mb naila dan mb indah. Kami bagaikan saudara jauh yang bersatu kembali di wag 😁

Mb ismi sempat bilang klo keluarga bisnis ini collab dengan keluarga enterpreneur. Mungkin karena banyak materi yg beririsan jadilah dua keluarga ini digabung. Sebagai awalan mb ismi memberikan kami link informasi seputar bisnis dan enterpreneur. Setelah itu masing-masing anggota keluarga berkenalan sekaligus menceritakan tentang usahanya. Dari kisah anggota keluarga inilah banyak cerita dan pelajaran yang kami dapatkan. Ada banyak anggota keluarga yang berbagi pengalaman, tips dan trick dalam berbisnis, dll. Ada pula bu dokter emy yang akan perdana go live dengan tema "Senantiasa memperbarui niat bisnis".

Kami membuat list materi apa yang sekiranya diperlukan dan alhamdulillah anggota keluarga lain yang sudah mumpuni di ranah tersebut dengan senang hati membagikan potlucknya. Ada yang berbagi tentang copywriting dan ada juga tentang pembukuan UKM.
Alhamdulillah... Proses belajar ulat-ulat bisnis ini menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Itadakimasu.... 😉

#janganlupabahagia
#jurnalminggu3
#materi3
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional